Disdikbud Balikpapan Pastikan Pendaftaran Murid Baru 2025 Berlangsung Online dan Transparan

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan seluruh tahapan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 akan berlangsung secara daring (online). Sistem tersebut diklaim sudah siap 100 persen secara teknis untuk digunakan masyarakat.

Hal ini disampaikan Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, saat menggelar konferensi pers pada Kamis (12/6/2025). Acara yang berlangsung di Kantor Disdikbud ini dihadiri oleh sejumlah wartawan dari media cetak, online, dan elektronik, serta diikuti oleh jajaran pejabat Disdikbud dan perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Balikpapan.

“Seluruh proses SPMB tahun ini, mulai dari verifikasi data hingga pengumuman hasil seleksi, akan dilakukan secara daring. Sistem sudah kami siapkan dengan matang dan kami pastikan bisa diakses oleh masyarakat tanpa hambatan,” kata Irfan Taufik.

Irfan menjelaskan bahwa pendaftaran akan dibuka melalui beberapa jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, mutasi, dan jalur umum. Proses verifikasi dan validasi data akan dilakukan terlebih dahulu pada 24 Juni hingga 3 Juli 2025. Selanjutnya, pendaftaran untuk jalur afirmasi, domisili, prestasi, dan mutasi dibuka pada 1–4 Juli, sedangkan jalur umum berlangsung pada 8–9 Juli. Hasil seleksi akan diumumkan pada 5 Juli, dan proses daftar ulang berlangsung hingga 11 Juli. Hari pertama masuk sekolah ditetapkan pada 14 Juli 2025.

“SPMB ini harus transparan, adil, dan memberi kesempatan yang sama bagi semua anak di Balikpapan. Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dalam proses ini,” tegas Irfan.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua calon peserta didik, agar mencermati jadwal dan persyaratan yang telah disampaikan melalui situs resmi dan media sosial Disdikbud.

“Pendidikan adalah hak dasar setiap anak. Karena itu, kami ingin masyarakat ikut mengawal proses ini agar berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Disdikbud Balikpapan juga menyiapkan tim bantuan teknis untuk membantu warga yang mengalami kesulitan selama proses pendaftaran daring berlangsung. (Adv/Diskominfo/BPP)