Disporapar Balikpapan Dorong Promosi Wisata Kaltim Lewat Kedatangan Kapal Pesiar Island Sky

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kapal pesiar berbendera Bahamas, Island Sky, singgah di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Jumat (21/8/2026). Kedatangan kapal tersebut membawa 94 wisatawan mancanegara, mayoritas berasal dari Inggris, serta 81 anak buah kapal (ABK).

Kedatangan Island Sky disambut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan Ratih Kusuma bersama perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Imigrasi, Pelindo, dan agen perjalanan wisata.

Kapal pesiar tersebut sebelumnya telah menyusuri sejumlah destinasi di Indonesia, di antaranya Tarakan, Maratua, Toli-Toli, Pulau Bira-Birahan, Manubar, Balikpapan hingga Samboja.

Selama berada di wilayah Kalimantan Timur, para wisatawan juga dijadwalkan menikmati sejumlah pengalaman wisata, termasuk melihat orang utan di kawasan Samboja.

Ratih mengatakan, kedatangan kapal pesiar tersebut menjadi momentum positif untuk memperkenalkan potensi pariwisata Balikpapan dan Kalimantan Timur kepada wisatawan mancanegara.

“Selamat datang di Balikpapan kepada seluruh tamu Island Sky. Semoga dapat menikmati keramahan masyarakat serta pesona dan pengalaman wisata yang ada di Kota Balikpapan,” kata Ratih.

Menurutnya, kunjungan wisatawan mancanegara melalui kapal pesiar turut memperkuat posisi Balikpapan sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata di Kalimantan Timur.

Kehadiran wisatawan mancanegara juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah, terutama melalui aktivitas kunjungan ke destinasi serta penggunaan jasa pariwisata selama berada di Balikpapan.

Island Sky merupakan kapal pesiar dengan panjang 90,6 meter. Setelah singgah di Balikpapan, kapal tersebut dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Celukan Bawang, Bali.

Kapal dijadwalkan meninggalkan Pelabuhan Semayang pada Jumat sore untuk meneruskan pelayaran ke destinasi berikutnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari perjalanan wisata bahari yang menghubungkan sejumlah destinasi di Indonesia sekaligus membuka peluang promosi pariwisata Kalimantan Timur di mata wisatawan internasional. (Adv/Diskominfo/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *