GARVI.ID, BALIKPAPAN – Tongkang Adas 2 yang mengangkut muatan batu split mengalami kecelakaan di perairan Selat Makassar pada 1 Agustus 2026. Tongkang yang ditarik Tugboat Lisson 9 tersebut diketahui dalam perjalanan dari Palu menuju Pelabuhan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt. Weku Frederik Karuntu, membenarkan kejadian tersebut. Menurut Weku, kecelakaan terjadi akibat kondisi cuaca buruk di perairan Selat Makassar. Dalam insiden tersebut, tidak terdapat korban jiwa.
“Benar, kejadiannya pada 1 Agustus di Selat Makassar. Tongkang Adas 2 dengan muatan batu split terbalik akibat cuaca buruk,” ujar Weku, Sabtu (15/8/2026).
Meski mengalami kecelakaan, tongkang tersebut masih dapat diselamatkan. Tugboat Lisson 9 kemudian menarik tongkang menuju wilayah Manggar, Balikpapan, untuk dikandaskan atau dilakukan beaching.
“Tongkang masih bisa diselamatkan dan ditarik oleh tugboat-nya. Karena lokasi terdekat, kemudian dilakukan beaching di Manggar, Balikpapan sambil menunggu perbaikan di dock,” jelasnya.
Weku menambahkan, pihak kapal telah melaporkan kejadian tersebut kepada KSOP Kelas I Balikpapan. Laporan tersebut kemudian dibuat sebagai bagian dari penanganan insiden kecelakaan kapal.
“Pihak kapal sudah melaporkan dan kami dari KSOP Balikpapan juga sudah membuat laporan terkait kejadian tersebut,” pungkasnya. (/*)









