DKUMKMP Balikpapan Dorong Koperasi Berkolaborasi

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan, Heruresandy Setia Kesuma, menekankan pentingnya kolaborasi bagi koperasi dalam memajukan perekonomian Kota Balikpapan. Menurutnya, koperasi yang aktif di kota ini harus memanfaatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan dampak dan kontribusi mereka terhadap pembangunan ekonomi lokal.

Pejabat yang akrab disapa Heru, menyebutkan bahwa Balikpapan memiliki 587 koperasi terdaftar menurut data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM). Namun, dari jumlah tersebut, hanya 440 koperasi yang aktif.

“Saat ini di Balikpapan sudah ada 587 koperasi, tetapi dari jumlah itu, yang aktif hanya 440 koperasi. Kami melihat perlunya koperasi untuk meningkatkan kolaborasi guna memperluas dampak ekonomi mereka,” ujar Heru pada Senin (19/8/2024).

Heru menjelaskan bahwa koperasi di Balikpapan terdiri dari berbagai jenis, termasuk koperasi jasa, koperasi konsumen, koperasi pemasaran, dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) konvensional serta syariah.

“Koperasi-koperasi ini tersebar di seluruh kecamatan dan berperan dalam berbagai sektor, mulai dari simpan pinjam hingga pemasaran. Kolaborasi antar koperasi dan dengan pihak-pihak lain sangat penting untuk meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian kota,” tambahnya.

Heru menilai bahwa meskipun koperasi memiliki peran signifikan di tingkat internal, kontribusi mereka secara eksternal belum maksimal.

“Kami berharap koperasi dapat membuka wawasan dan menjalin kerja sama yang lebih luas, baik dengan badan usaha lainnya maupun dalam berbagai sektor. Kolaborasi ini akan membantu koperasi untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan efektivitas serta manfaat bagi anggota dan masyarakat umum,” jelasnya.

DKUMKMP Balikpapan telah mengambil beberapa langkah untuk mendukung koperasi dalam berkolaborasi dan berkembang. Langkah-langkah tersebut meliputi fasilitasi pengurusan dokumen, pelatihan tentang perkoperasian, dan kegiatan business matching dengan usaha lainnya.

“Kami berkomitmen untuk membantu koperasi dalam memperkuat kapasitas mereka dan meningkatkan kerjasama yang bermanfaat. Dengan internal yang kuat dan kolaborasi yang baik, koperasi dapat memainkan peran yang lebih besar dalam pembangunan ekonomi Kota Balikpapan,” ungkap Heru. (Adv/Diskominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *