GARVI.ID, BALIKPAPAN – Selama bulan Ramadan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menyesuaikan strategi pengelolaan sampah untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah yang biasa terjadi menjelang Lebaran. Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan bahwa pihaknya telah memperbarui jadwal operasional pengangkutan sampah untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga, terutama pada malam hari.
“Selama Ramadan ini, jam operasional pengangkutan sampah kita majukan satu jam lebih awal dari jadwal biasanya, yakni mulai pukul 21.00 WITA,” ujar Sudirman. Menurutnya, perubahan ini bertujuan agar petugas kebersihan dapat menyelesaikan tugas mereka tepat waktu dan masih memiliki kesempatan untuk makan sahur sebelum kembali bertugas.
Sudirman menambahkan bahwa penyesuaian ini juga dilakukan untuk memastikan adanya jeda waktu yang cukup antara pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini diharapkan agar petugas kebersihan dapat menjalankan ibadah sahur dengan nyaman sebelum melanjutkan tugas mereka.
Selain perubahan waktu operasional, DLH Balikpapan juga bersiap menghadapi lonjakan volume sampah menjelang Idulfitri. Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, volume sampah dapat meningkat dua kali lipat pada H-1 hingga dua hari setelah Lebaran.
“Kami memprediksi volume sampah Ramadan tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan tersebut,” jelas Sudirman.
Biasanya, produksi sampah harian di Balikpapan mencapai sekitar 400 ton. Namun, saat puncak Lebaran, volume sampah bisa melonjak menjadi 700 hingga 800 ton per hari. Untuk mengantisipasi hal tersebut, DLH telah mengajukan kebijakan jam lembur bagi petugas pengangkutan sampah yang sudah mendapat persetujuan dari Wali Kota Balikpapan.
“Dengan adanya kebijakan lembur, kami berharap tidak ada penumpukan sampah yang bisa mengganggu kenyamanan warga, terutama saat mereka melaksanakan salat Idulfitri,” tutup Sudirman.
Dengan langkah-langkah antisipatif ini, DLH Balikpapan berharap dapat menjaga kebersihan dan kenyamanan kota selama bulan Ramadan dan Idulfitri. (Adv/Diskominfo/Bpp)







