GARVI.ID, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Doris Eko Rian Desyanto, menggelar reses masa sidang I Tahun 2024/2025 di RT 42, Kelurahan Klandasan Ulu, pada Rabu (13/11/2024). Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah warga setempat ini bertujuan untuk menampung aspirasi serta mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Reses menjadi momen penting bagi Doris untuk lebih dekat dengan konstituennya dan mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi oleh warga.
“Reses ini adalah kesempatan yang sangat penting bagi saya untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan warga. Masyarakat punya banyak kebutuhan, dan saya di sini untuk mendengarnya agar bisa diteruskan ke pihak-pihak yang berwenang,” ujar Doris.
Selama kegiatan reses, beberapa masalah yang menjadi perhatian utama warga Klandasan Ulu kembali disuarakan. Salah satunya adalah ketidakmerataan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, terutama bagi warga yang terdaftar di kelas 3. Banyak yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Warga berharap agar pemerintah dapat segera mencari solusi untuk masalah ini agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat yang adil.
Selain isu kesehatan, pendidikan juga menjadi sorotan utama dalam diskusi tersebut. Beberapa orang tua mengungkapkan kekhawatiran mengenai sistem zonasi sekolah yang dinilai masih menyulitkan mereka dalam memilih sekolah yang tepat bagi anak-anak mereka. Mereka berharap ada kebijakan yang lebih fleksibel dan mempermudah akses pendidikan bagi semua kalangan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Doris menyatakan komitmennya untuk membawa permasalahan ini kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera dicari solusi yang tepat. “Saya akan terus berjuang agar setiap aspirasi yang masuk dapat direspons dengan cepat dan tepat, agar masalah-masalah ini bisa segera diatasi demi kesejahteraan warga,” tegasnya.
Reses ini juga menjadi ajang silaturahmi yang akrab, di mana masyarakat dapat langsung berinteraksi dengan wakil rakyat mereka. Doris berharap, ke depannya, setiap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi dasar untuk pembuatan kebijakan yang lebih baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Balikpapan. (Adv/DPRD/BPP)







