GARVI.ID, BALIKPAPAN – Puskesmas Baru Ulu, yang memberikan layanan kesehatan 24 jam kepada masyarakat Balikpapan Barat, kini menghadapi kendala serius akibat kekurangan tenaga medis, terutama dokter. Hal ini berpotensi mengganggu kelancaran pelayanan, terutama dengan meningkatnya jumlah pasien yang datang.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan akan segera mencari solusi untuk menambah jumlah dokter di Puskesmas Baru Ulu.
“Kami akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan penambahan tenaga medis, agar pelayanan tetap optimal,” ujar Gasali, Rabu (29/1/2025).
Sebelumnya, Kepala UPTD Puskesmas Baru Ulu, James, telah mengajukan permohonan penambahan tiga dokter kepada Dinas Kesehatan dan DPRD, baik secara lisan maupun tertulis. Menurutnya, kekurangan dokter ini sangat mengganggu layanan kesehatan 24 jam yang mereka berikan.
Gasali memastikan bahwa peningkatan kualitas layanan di Puskesmas Baru Ulu menjadi prioritas DPRD. Ia menjelaskan bahwa pembahasan untuk penambahan tenaga medis akan dipercepat.
“DPRD akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan kebutuhan tenaga dokter dapat segera dipenuhi. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Balikpapan Barat,” tegasnya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran operasional Puskesmas Baru Ulu, mengurangi beban kerja tenaga medis, dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dengan lebih efektif.
DPRD Balikpapan menilai bahwa penguatan layanan kesehatan di Puskesmas Baru Ulu adalah langkah penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik tanpa hambatan,” tutup Gasali. (Adv/DPRD/BPP)











