GARVI.ID, BALIKPAPAN – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman, mendesak Pertamina dan pemerintah pusat untuk menambah kuota LPG subsidi 3 kilogram bagi warga Balikpapan. Desakan ini disampaikan menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat serta seringnya terjadi kelangkaan di lapangan.
Hal tersebut diungkapkan Taufik dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perdagangan, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Pertamina Patra Niaga, dan 11 agen LPG di Gedung DPRD Balikpapan, Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, kuota LPG subsidi yang ditetapkan Pertamina saat ini tidak lagi sebanding dengan pertumbuhan penduduk Balikpapan yang kini hampir mencapai satu juta jiwa.
“Penduduk Balikpapan sekarang hampir mencapai satu juta jiwa, sementara kuota LPG yang diberikan hanya untuk sekitar 600 ribu jiwa. Ini sama seperti persoalan air PDAM—dulu cukup, tapi sekarang tidak lagi,” ujar Taufik.
Ia menjelaskan, keterbatasan kuota menjadi penyebab utama kelangkaan gas di pasaran. Akibatnya, masyarakat kerap menyalahkan agen maupun pangkalan, padahal persoalan mendasarnya berada pada distribusi dari hulu.
Untuk mengatasi hal tersebut, Taufik mengajak seluruh agen LPG di Balikpapan menyampaikan aspirasi secara resmi melalui petisi bersama yang ditujukan kepada Pertamina dan pemerintah pusat.
“Saya mengajak teman-teman agen membuat petisi yang berisi permohonan penambahan kuota LPG 3 kilogram. Harapannya, penyaluran ke masyarakat bisa lebih lancar dan tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, petisi tersebut akan menjadi dasar kuat bagi DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan untuk memperjuangkan peningkatan kuota ke Pertamina pusat maupun Kementerian BUMN.
“Kalau ini dilakukan bersama antara DPRD, Pemkot, dan agen, maka Pertamina Patra Niaga punya dasar kuat menyampaikan usulan ke pusat,” kata Taufik.
Komisi II DPRD Balikpapan menegaskan akan terus mengawal kebijakan distribusi LPG subsidi agar lebih tepat sasaran dan memastikan masyarakat kecil tetap mendapatkan haknya secara adil. (Adv/DPRD/Bpp)











