DPRD Balikpapan Rancang Pembangunan Rumah Nusantara untuk Pariwisata

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, Komisi II DPRD Kota Balikpapan merencanakan pembangunan Rumah Nusantara di Balikpapan Utara. Proyek ini bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia sekaligus mendukung perekonomian lokal.

Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah, mengungkapkan bahwa Rumah Nusantara akan menjadi destinasi wisata budaya yang memamerkan rumah adat dari berbagai suku di Indonesia. “Setiap rumah adat dari provinsi-provinsi di Indonesia akan dibangun di kawasan ini. Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati kuliner khas dari daerah tersebut,” kata Fauzi, Selasa (4/2/2025). 

Proyek ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada wisatawan untuk lebih mengenal kebudayaan Indonesia dalam satu lokasi. Fauzi berharap bahwa dengan adanya Rumah Nusantara, Balikpapan tidak hanya dikenal sebagai kota industri dan bisnis, tetapi juga sebagai destinasi wisata budaya yang menarik.

Lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Rumah Nusantara adalah di perbatasan Graha Indah dan Batu Ampar, dengan luas sekitar dua hektar. “Kami sudah mendapatkan hibah lahan dua hektar untuk proyek ini. Semoga lahan ini bisa dimanfaatkan dengan optimal,” tambah Fauzi.

Tahapan selanjutnya adalah melakukan kajian lebih mendalam dan pengembangan Detil Engineering Design (DED) pada tahun 2025. “Jika kajian dan DED dinyatakan layak, kami akan segera menganggarkan dana untuk perencanaan. Pembangunan fisik Rumah Nusantara diharapkan dapat dimulai pada 2026,” jelas Fauzi.

Selain itu, Fauzi juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan wisata ini. Ia berharap pembangunan Rumah Nusantara akan meningkatkan kunjungan wisatawan serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal, terutama di sektor kuliner dan kerajinan tangan.

Dengan proyek ini, Komisi II DPRD Balikpapan berharap dapat menjadikan kota ini sebagai destinasi wisata budaya yang berkembang pesat. (Adv/DPRD/BPP)