DPRD Balikpapan Soroti Lambannya Proyek Rumah Sakit Sayang Ibu

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mengawasi ketat pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu di Balikpapan Barat, setelah temuan mengecewakan terkait perkembangan proyek yang berjalan tidak sesuai harapan.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Ryan Indra Saputra, menyatakan kekecewaannya setelah mengecek langsung kondisi lapangan yang ternyata jauh dari laporan progres yang diterima.

“Kami mendapat laporan bahwa progres sudah mencapai 30 persen, namun kenyataannya sangat berbeda. Proyek ini baru mencapai 12,22 persen,” kata Ryan, Rabu (29/1/2025). 

Berdasarkan pengamatan, Ryan menilai pembangunan fisik rumah sakit itu minim. Tidak ada kemajuan signifikan yang terlihat di lokasi, dengan masalah lain seperti metode kerja yang tidak efisien, genangan air di lahan, serta penempatan material yang berantakan.

“Pekerjaannya terlihat kacau. Pekerja yang terlibat kurang, dan materialnya tidak tertata dengan baik. Ini bahkan lebih mirip proyek rumah sederhana, padahal anggarannya sangat besar,” tambahnya.

Selain itu, Ryan juga mengkritik ketidaksesuaian antara laporan yang disampaikan secara administratif dengan kondisi di lapangan, di mana proyek ini justru terlihat berantakan dan tidak terkelola dengan rapi, meski kontraktor telah menerima pembayaran muka sebesar 20 persen atau sekitar Rp 20 miliar.

Menanggapi hal ini, DPRD Balikpapan menegaskan akan terus memberikan perhatian penuh terhadap proyek ini. Mereka berkomitmen untuk memastikan pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu dapat selesai sesuai rencana dan anggaran yang telah ditentukan.

“Kami akan mengawasi proyek ini dengan sangat teliti. Ini adalah proyek vital dan harus berjalan dengan baik,” tegas Ryan.

Diharapkan, dengan pengawasan yang ketat, pembangunan rumah sakit ini bisa selesai tepat waktu dan memenuhi standar, demi meningkatkan fasilitas kesehatan bagi masyarakat Balikpapan. (Adv/DPRD/BPP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *