GARVI.ID, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum bagi Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Iim, untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di kota ini. Ia berharap pendidikan di Balikpapan bisa menyaingi kualitas di Pulau Jawa.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk seluruh guru. Sebagai mantan guru, saya paham pentingnya semangat mendidik anak bangsa,” ujar Iim, Jumat (2/5/2025).
Iim menyoroti masih banyaknya orang tua yang memilih menyekolahkan anak ke Pulau Jawa karena dianggap lebih unggul. Padahal menurutnya, pendidikan di Kalimantan bisa setara jika didukung fasilitas memadai dan tenaga pendidik yang berkualitas.
“Selama fasilitas dan SDM-nya dibenahi, insya Allah kita bisa sejajar. Tak perlu lagi jauh-jauh kirim anak sekolah ke luar daerah,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah negeri dan swasta dalam menciptakan sistem pendidikan yang merata. Meski sekolah swasta didukung yayasan, peran pemerintah tetap penting dalam menjaga mutu pendidikan.
“Komisi IV terus mendorong perbaikan, mulai dari penyediaan perpustakaan hingga pelatihan guru. Semua itu demi peningkatan kualitas SDM,” tambahnya.
Meski sarana pendidikan di Balikpapan tergolong cukup, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah keterbatasan lahan untuk sekolah baru. Di Balikpapan Tengah, SMPN 22 dan SMPN 27 kesulitan menampung siswa karena ruang belajar yang terbatas.
“SMPN 27 hanya mampu buka empat kelas, padahal peminatnya tinggi. Kami akan cari solusi bersama Pemkot, apakah menyewa lahan atau opsi lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, anggaran pendidikan yang besar harus dimanfaatkan seefektif mungkin untuk pemerataan akses dan kualitas pendidikan.
Dengan kerja sama yang solid antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat, Iim optimistis Balikpapan akan menjadi kota yang unggul dalam pendidikan, tanpa perlu bergantung pada luar daerah. (Adv/DPRD/BPP)







