DPRD Dorong Pemkot Balikpapan Permudah Perizinan untuk Tarik Investor

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Danang Eko Santoso, mendesak Pemerintah Kota Balikpapan untuk mempercepat proses perizinan investasi. Ia menilai, kemudahan izin menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan menarik minat investor menanamkan modal di kota ini.

“Kalau perizinan berbelit, otomatis investor berpikir dua kali. Padahal mereka ingin berkontribusi bagi ekonomi dan pembangunan daerah,” kata Danang usai rapat kerja bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Senin (3/11/2025).

Menurut Danang, pelayanan DPMPTSP sejauh ini sudah cukup baik, namun masih ada beberapa hambatan teknis yang perlu segera diatasi, terutama dalam penyesuaian site plan dan tata ruang. Salah satu kendala utama, katanya, adalah minimnya konsultan bersertifikat yang dibutuhkan untuk proses izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Jumlah konsultan yang diakui secara resmi di Balikpapan masih terbatas. Itu sering jadi bottleneck dalam pengurusan izin,” ujarnya.

Ia menyarankan agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) ikut membantu dengan merekomendasikan daftar konsultan bersertifikat kepada investor, sehingga proses pengajuan izin dapat berjalan lebih cepat dan transparan.

Selain itu, Danang juga menyoroti dampak perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional yang membuat sejumlah kawasan bisnis di Balikpapan menjadi terbatas. Ia menilai, kondisi ini perlu diimbangi dengan kebijakan daerah yang lebih fleksibel tanpa mengabaikan aturan.

“Aturan jangan terlalu kaku. Selama tidak melanggar ketentuan pokok, beri ruang bagi investor yang serius ingin menanamkan modal dan menambah PAD kota,” tegasnya.

Danang menilai, percepatan investasi juga perlu diimbangi dengan sistem pelayanan perizinan satu pintu yang terintegrasi, agar pengusaha tidak perlu berulang kali berpindah instansi hanya untuk melengkapi dokumen.

“Kalau semua bisa disatukan dalam satu sistem, koordinasi jadi lebih mudah. Investor juga merasa dilayani dengan cepat dan pasti,” tandasnya.

Ia optimistis, dengan langkah-langkah tersebut, Balikpapan bisa menjadi kota tujuan investasi utama di Kalimantan Timur, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (Adv/DPRD/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *