GARVI.ID, BALIKPAPAN – Sentra Industri Kecil Teritip (SIKT) yang terletak di Balikpapan Timur terus menghadapi sejumlah tantangan dalam upaya pengembangannya. Salah satu hal yang dianggap sangat penting untuk mendorong kemajuan sentra ini adalah promosi produk UMKM yang dihasilkan oleh pelaku usaha setempat. Menurut anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Suriani, jika produk lokal dapat dipromosikan dengan baik, maka akan semakin banyak orang yang mengenal dan menghargai produk-produk tersebut, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing industri kecil di Balikpapan.
Suriani menjelaskan bahwa selain masalah kapasitas produksi dan akses permodalan, promosi produk juga menjadi faktor utama yang dapat mempercepat pertumbuhan sentra industri kecil ini. “Salah satu langkah penting untuk mengembangkan SIKT adalah memperkenalkan produk-produk UMKM kepada pasar yang lebih luas,” ujar Suriani, Sabtu (1/2/2025).
Ia menambahkan bahwa untuk itu, pemerintah daerah harus lebih aktif dalam memfasilitasi promosi produk UMKM yang dihasilkan di sentra industri kecil ini.
Selain itu, Suriani mengapresiasi usaha di SIKT yang telah berhasil menjalin kemitraan dengan hotel-hotel besar di Balikpapan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk lokal, jika dikelola dengan baik, dapat diterima oleh pasar yang lebih besar dan menjadi bagian dari ekonomi yang lebih luas. “Ini merupakan contoh yang sangat baik, dan saya berharap banyak usaha lainnya yang bisa mengikuti jejak mereka untuk meningkatkan pemasaran produk mereka,” tambah Suriani.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memperhatikan sektor UMKM dengan menyediakan berbagai bentuk bantuan, terutama dalam memperluas jaringan pasar. Suriani berharap dengan adanya promosi yang tepat, SIKT di Balikpapan Timur bisa berkembang lebih pesat dan menjadi contoh bagi daerah lainnya yang ingin mengembangkan sektor usaha kecil.
“Jika produk-produk lokal ini terus dipromosikan dengan baik, saya yakin akan semakin banyak produk unggulan yang muncul dari sentra industri ini, yang pada akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” tutup Suriani. (Adv/DPRD/BPP)







