drg. Hartaty Sinaga Ungkap Tantangan Menangani Pasien Gigi Anak di Puskesmas Sumber Rejo

GARVI.ID, BALIKPAPAN- Menangani pasien anak di poli gigi bukan perkara mudah. Hal itu diungkapkan langsung oleh drg. Hartaty Sinaga, Dokter Poli Gigi Puskesmas Sumber Rejo, yang sehari-hari menangani berbagai kasus kesehatan gigi pada anak maupun dewasa. Menurutnya, perbedaan karakter dan kemampuan anak untuk bekerja sama menjadi tantangan terbesar dalam pelayanan.

“Anak-anak itu sebagian kooperatif, sebagian lainnya tidak. Kalau anaknya penakut, terutama untuk pencabutan gigi, kadang harus dipegang supaya tidak bergerak,” ujarnya, Selasa (25/11/2025). 

Di poli gigi Puskesmas Sumber Rejo, terdapat beberapa layanan untuk anak seperti pencabutan gigi susu dan penambalan. Pada kasus pencabutan, dokter menggunakan dua metode anestesi: suntikan dan topikal. Anestesi topikal digunakan pada anak-anak yang takut jarum atau pada kondisi gigi yang sudah goyang dengan akar yang telah mengalami resorpsi.

“Kita punya anestesi semprot klor ethyl dan gel oles. Biasanya kalau gigi susu sudah goyang, cukup pakai topikal saja, agar anak tidak takut,” jelas drg. Hartaty.

Tantangan lain muncul pada tindakan penambalan. Anak-anak sulit membuka mulut dalam waktu lama, sementara prosedur tambal membutuhkan bagian gigi dalam kondisi kering.

“Masalahnya di saliva. Air liur anak itu kadang sangat banyak, sehingga membuat proses penambalan terhambat. Ini beda dengan pasien dewasa yang bisa mengikuti instruksi lebih baik,” paparnya.

Selain itu, beberapa anak menjadi lebih cemas saat melihat alat medis, suara bor gigi, atau karena pengalaman buruk sebelumnya. Untuk mengatasi hal ini, dokter dan perawat menggunakan pendekatan komunikasi yang lembut, menenangkan, serta memberikan penjelasan sederhana agar anak lebih rileks.

Meski penuh tantangan, drg. Hartaty menegaskan bahwa pelayanan gigi anak menjadi prioritas. Upaya dilakukan agar anak mendapat pengalaman positif sehingga tidak takut berkunjung ke dokter gigi di masa mendatang. (Adv/Puskesmas/Bpp)