GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Margo Mulyo, Balikpapan Barat, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan laporan dari beberapa RT, terdapat warga yang terjangkit DBD, termasuk di RT 38 dan 39 yang masing-masing melaporkan dua kasus, serta di RT 1 dan 2 dengan satu kasus per RT.
Lurah Margo Mulyo, Aji Syarifah Nur Alifah, menekankan bahwa penanganan DBD membutuhkan peran aktif dari seluruh masyarakat. Ia mengingatkan bahwa fogging atau penyemprotan insektisida hanya dilakukan sebagai langkah terakhir setelah adanya kasus DBD yang terdeteksi di wilayah tersebut.
“Fogging itu bukan solusi utama. Itu adalah langkah terakhir. Sebelum itu, kami ingin masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan 5M: Menguras, Menutup, Mendaur ulang, Menghindari gigitan nyamuk, dan Memantau perkembangan jentik di lingkungan sekitar,” ujar Syarifah saat diwawancarai, Kamis (27/2/2025).
Syarifah menambahkan, edukasi kepada masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan. Pemerintah kelurahan, bersama kader kesehatan dan puskesmas setempat, gencar melakukan sosialisasi mengenai bahaya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama DBD. Sosialisasi ini juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk seperti bak mandi, tempat penampungan air, dan sampah rumah tangga.
“Kami terus berkoordinasi dengan puskesmas dan kader kesehatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Yang paling penting adalah pencegahan. Jangan hanya mengandalkan fogging saja,” tambahnya.
Selain itu, pihak kelurahan juga mendorong program pemberian kelambu dan penampungan air yang aman guna mengurangi perkembangbiakan nyamuk di lingkungan rumah. Walaupun curah hujan yang tinggi menjadi tantangan tersendiri, Syarifah memastikan bahwa kelurahan tetap mengupayakan langkah-langkah pencegahan yang maksimal.
Dalam menghadapi meningkatnya kasus DBD, warga Margo Mulyo diimbau untuk lebih waspada dan berperan aktif dalam mengurangi sarang nyamuk di sekitar rumah. Syarifah mengingatkan masyarakat untuk segera melapor ke puskesmas jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala DBD, seperti demam tinggi, nyeri otot, dan ruam kulit, agar dapat segera mendapatkan penanganan medis.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Jadi kami berharap warga dapat bekerja sama dalam memberantas DBD dan menjaga kesehatan lingkungan,” pungkas Syarifah. (Adv/Diskominfo/Bpp)








