GARVI.ID, BALIKPAPAN — Kasus hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang banyak dijumpai di wilayah Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah. Berdasarkan data Puskesmas Sumber Rejo, sejak Oktober hingga pertengahan November 2025 tercatat 30 pasien baru penderita hipertensi.
Dokter umum Puskesmas Sumber Rejo, dr. Meylissa, mengatakan selain pasien baru, masih banyak penderita lama yang datang untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan rutin.
“Untuk periode Oktober sampai November ada sekitar 30 pasien baru. Di luar itu masih ada pasien lama yang datang untuk kontrol rutin,” jelasnya saat ditemui di ruang pelayanan Puskesmas Sumber Rejo, Kamis (13/11/2025).
Menurutnya, hipertensi dapat menyerang siapa saja, terutama masyarakat berusia di atas 40 tahun. Faktor risiko umumnya berkaitan dengan pola makan, kebiasaan merokok, kurang olahraga, dan stres.
“Pencegahannya bisa dimulai dari sekarang, dengan olahraga teratur, makan bergizi, dan mengurangi konsumsi garam. Idealnya, asupan garam maksimal hanya satu sendok teh per hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tekanan darah normal untuk orang dewasa berkisar 130/80 mmHg, sementara hipertensi ditetapkan ketika tekanan darah mencapai 140/90 mmHg atau lebih.
“Banyak yang mengira hipertensi seperti batuk pilek, cukup minum obat lalu sembuh. Padahal ini penyakit seumur hidup yang butuh pengobatan rutin agar tidak berujung komplikasi seperti stroke, gangguan jantung, atau kerusakan ginjal,” tegas dr. Meylissa.
Ia menambahkan, hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga pemeriksaan tekanan darah perlu dilakukan secara berkala.
“Kadang pasien datang dengan keluhan stroke, padahal sebelumnya merasa sehat. Setelah diperiksa, tensinya bisa mencapai 180. Jadi, meskipun tanpa gejala, tetap penting rutin cek tekanan darah,” katanya.
Beberapa pasien, lanjutnya, bisa mengalami gejala seperti sakit kepala, pusing, nyeri badan, atau mual. Karena itu, penderita disarankan memeriksakan diri setiap tiga bulan sekali serta mengonsumsi obat antihipertensi setiap hari sesuai anjuran dokter.
“Selain minum obat, penting juga menjaga gaya hidup sehat, hindari stres, perbanyak aktivitas fisik, kurangi makanan tinggi garam dan lemak, serta berhenti merokok,” pungkasnya. (Adv/Puskesmas/Bpp)








