Kebijakan Pj Bupati PPU Berhasil Kurangi Pengangguran Terbuka Hingga 2,07 Persen

GARVI.ID, PPU – Kinerja Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, berhasil membawa dampak positif terhadap penurunan angka pengangguran terbuka di wilayah tersebut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) PPU, tingkat pengangguran turun signifikan dari 2,95 persen pada 2021 menjadi 2,07 persen pada 2023.

Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Nicko Herlambang, menyatakan bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Pj Bupati Makmur Marbun patut diapresiasi oleh masyarakat PPU. “Ini adalah hasil kerja bersama sejak tahun 2021 hingga 2023. Penurunan angka pengangguran ini cukup drastis, dari 2,95 persen menjadi 2,07 persen,” ungkap Nicko saat ditemui di Kantor Bupati PPU, Senin (2/9/2024).

Nicko menjelaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat, sehingga lebih mudah diserap oleh dunia kerja.

Menurut Nicko, Pj Bupati Makmur Marbun telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengatasi pengangguran, termasuk melalui penyelenggaraan program pelatihan serta penyediaan anggaran yang cukup guna mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di PPU.

“Sampai Juni 2024, sudah ada 453 orang yang mengikuti 11 jenis pelatihan berbasis kompetensi,” tambah Nicko. Ia juga menyebutkan bahwa anggaran khusus untuk pelatihan tenaga kerja pada tahun 2024 mencapai sekitar Rp15 miliar.

Pemkab PPU, kata Nicko, juga aktif menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri, terutama dalam hal penempatan tenaga kerja melalui program magang. Beberapa pelatihan yang telah dilaksanakan di antaranya pelatihan ground crew Bandara VVIP bekerja sama dengan Politeknik Penerbangan Surabaya untuk 102 lulusan SMA dan SMK.

Pelatihan lainnya termasuk operator mesin bubut, operator forklift, welder, dan operator crane, yang dilakukan bersama Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan dan Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark. Selain itu, pelatihan scaffolding dan rigger juga diselenggarakan oleh Pusat Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Migas Cepu.

“Tidak hanya itu, masih ada 20 orang yang mengikuti pelatihan mekanikal di Solo Technopark, serta pelatihan tenaga teknisi sistem utilitas dan electrical,” jelasnya. Di samping itu, pelatihan sertifikasi tenaga kerja konstruksi juga diberikan kepada 231 orang.

Nicko menegaskan bahwa Pemkab PPU telah mencapai target penurunan angka pengangguran terbuka secara optimal. “Target kami untuk menurunkan angka pengangguran sudah tercapai dengan baik,” pungkasnya. (Adv/PPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *