GARVI.ID, BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qodri, memastikan proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025 akan dimulai lebih awal dari biasanya. Percepatan ini menindaklanjuti instruksi dari Presiden melalui surat edaran yang mendorong penyelesaian lebih cepat.
“Insya Allah bulan depan kita sudah mulai bahas APBD Perubahan 2025. Saat ini kami sudah menjadwalkan rapat bersama TAPD dan Banggar,” kata Alwi kepada wartawan, Jumat (16/5/2025).
Jika biasanya pembahasan APBD Perubahan baru dimulai sekitar Agustus atau September, tahun ini targetnya sudah bisa dieksekusi paling lambat Juli.
“Biasanya dibahas di bulan delapan atau sembilan, tapi sekarang harus kita percepat sesuai arahan pusat,” jelasnya.
Alwi menilai percepatan ini memberi peluang positif karena pelaksanaan anggaran jadi punya waktu lebih panjang. Namun ia juga mengakui, percepatan ini dibayangi tantangan dari sisi kesiapan fiskal daerah.
“Waktu pelaksanaan memang lebih panjang, tapi kita tetap perlu pastikan pendapatannya siap. Kalau program banyak tapi anggaran belum tersedia, ya tetap tidak bisa jalan,” ujarnya.
Menurut Alwi, salah satu hal krusial yang masih dikaji adalah pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan penerimaan daerah lain, yang jadi tulang punggung pembiayaan program.
“Kami sedang koordinasi intens dengan BPPRD untuk memastikan target pendapatan bisa tercapai,” tambahnya.
Ia berharap proses percepatan pembahasan APBD Perubahan ini berjalan lancar dan tidak mengganggu agenda kerja legislatif maupun eksekutif.
“Harapannya, meski waktunya lebih cepat dari biasanya, prosesnya tetap bisa kita jalankan seperti biasa tanpa hambatan,” pungkasnya. (Adv/DPRD/BPP)








