GARVI.ID, BALIKPAPAN – Dalam rapat koordinasi Forkopimda se-Kalimantan Timur di Hotel Novotel Balikpapan, Rabu (13/11/2024), Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menegaskan pentingnya meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024. Menurutnya, kehadiran pemilih tidak hanya soal angka, tetapi merupakan pilar bagi demokrasi yang sehat dan pemimpin yang benar-benar merepresentasikan aspirasi rakyat.
“Partisipasi pemilih yang tinggi bukan sekadar statistik; ini adalah cerminan keinginan masyarakat dan landasan kebijakan yang benar-benar menyuarakan rakyat,” ungkap Hasanuddin.
Hasanuddin menambahkan, semakin banyak warga yang menggunakan hak pilih, semakin besar peluang untuk menciptakan pemerintahan yang kuat, transparan, dan bertanggung jawab. Menurutnya, pemahaman masyarakat tentang pentingnya hak pilih adalah kunci menuju demokrasi yang lebih inklusif dan dinamis. “Semakin banyak yang sadar akan hak pilih, semakin kuat pula kontribusi mereka dalam membangun demokrasi,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa hasil Pilkada kali ini akan berpengaruh jangka panjang, menentukan arah kebijakan hingga bertahun-tahun ke depan. “Pilihan yang kita buat sekarang akan berdampak hingga lima, bahkan sepuluh tahun mendatang,” katanya.
Lebih lanjut, Hasanuddin percaya bahwa tingginya partisipasi akan berkontribusi pada kualitas kepemimpinan yang terpilih. “Pemimpin yang terpilih dengan dukungan luas dari masyarakat akan lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat melalui program-program yang dirancang untuk kemaslahatan bersama,” ujarnya.
Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih, Hasanuddin menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab ini tidak hanya ada di tangan KPU, Bawaslu, atau Forkopimda, tetapi juga pada masyarakat secara keseluruhan.
Dengan dukungan dari semua pihak, Hasanuddin optimis bahwa Pilkada 2024 dapat menjadi momentum yang memperkuat demokrasi di Kalimantan Timur. (*)













