GARVI.ID, BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan periode 2024-2029 langsung tancap gas untuk memperkuat sektor kesejahteraan rakyat, pendidikan, dan kesehatan. Dengan sisa waktu yang terbatas di tahun ini, mereka berkomitmen mempercepat langkah demi memenuhi kebutuhan masyarakat Balikpapan.
Komisi IV dipimpin oleh Gasali sebagai Ketua, didampingi H. Aminuddin sebagai Wakil Ketua, serta Muhammad Hamid sebagai Sekretaris. Anggota komisi ini terdiri dari Doris Eko Rian Desyanto, Nelly Turuallo, H. Riyan Indra Saputra, Rahmatia, Sufyan Jufri, dan Iim. Tiga bidang utama yang menjadi tanggung jawab mereka, yakni kesejahteraan rakyat, pendidikan, dan kesehatan, merupakan pilar penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga Balikpapan.
Gasali menyatakan bahwa setelah pembentukan formasi, pihaknya segera berkoordinasi dengan mitra Komisi IV untuk menyusun prioritas program kerja. “Kami bergerak cepat untuk merumuskan program yang bisa dicapai dalam waktu singkat. Fokus utama kami saat ini adalah menjalin komunikasi erat dengan mitra agar setiap rencana bisa segera diimplementasikan,” ujar Gasali pada Jumat (8/11/2024).
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, sebelumnya menekankan bahwa tantangan utama saat ini adalah memastikan proses transisi tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. Setelah pelantikan anggota dan pimpinan baru pada Agustus 2024, DPRD memerlukan waktu untuk pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD), yang akhirnya resmi terbentuk pada 30 Oktober 2024. Keterlambatan ini sempat menunda beberapa fungsi pengawasan DPRD.
“Masyarakat sudah menunggu, banyak aspirasi yang disampaikan, dan kita harus bergerak cepat. Tidak bisa menunda, karena fungsi pengawasan dari DPRD harus berjalan,” tegas Alwi.
Alwi juga menjelaskan bahwa tahun ini ada penyesuaian jadwal rencana kerja (renja) DPRD. Jika biasanya renja disusun untuk empat bulan terakhir, kini hanya tersisa dua bulan, sehingga DPRD harus bergerak lebih cepat dan efektif.
Dengan waktu dua bulan yang tersisa, Komisi IV bersama seluruh anggota DPRD lainnya kini fokus menyusun strategi terukur agar program bisa dijalankan secara efektif. Gasali menyebutkan bahwa komunikasi intensif dengan mitra dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan menjadi kunci keberhasilan program-program yang dirancang.
Komisi IV DPRD Balikpapan, meskipun dalam masa transisi, menegaskan komitmen untuk menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama. Di tengah tantangan waktu yang terbatas, mereka optimis dapat mencapai tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, pendidikan yang berkualitas, serta pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Balikpapan. (Adv/DPRD/BPP)













