Minim Penerangan, Laisa Dorong Penambahan PJU di Balikpapan Selatan

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Persoalan minimnya penerangan jalan umum (PJU) masih menjadi keluhan masyarakat Balikpapan Selatan. Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Laisa Hamisah, menyatakan bahwa sejumlah RT di wilayah tersebut hingga kini belum mendapatkan penerangan memadai, bahkan ada yang belum memiliki PJU sama sekali.

Laisa menilai kurangnya PJU berdampak langsung terhadap keamanan lingkungan. Di beberapa titik, kondisi jalan yang gelap membuat warga merasa kurang aman ketika berkegiatan pada malam hari. Potensi kriminalitas pun dinilai meningkat karena sejumlah lokasi tak terlihat dan sulit diawasi.

“Masih ada wilayah yang benar-benar gelap pada malam hari. Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memicu kerawanan kriminal. Ada RT yang belum memiliki satu pun PJU,” ujarnya, Selasa (11/11/2025). 

Ia mencontohkan kawasan di Kelurahan Sepinggan, Sepinggan Raya, dan Sepinggan Baru yang menurut data aspirasinya masih membutuhkan penambahan lampu jalan, termasuk RT 29 yang hingga kini belum tersentuh pembangunan PJU.

Program Balikpapan Terang, yang menjadi salah satu visi pembangunan kota, menurut Laisa harus dirasakan merata oleh seluruh masyarakat. Ia menekankan bahwa pemerataan pembangunan tidak boleh hanya terfokus pada jalur utama kota, tetapi juga perlu menyasar jalan lingkungan dan kawasan padat penduduk.

Laisa menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan tambahan PJU melalui mekanisme aspirasi DPRD. Ia menargetkan setiap RT di Balikpapan Selatan dapat memperoleh minimal tiga unit PJU baru agar standar penerangan lingkungan bisa terpenuhi.

“Kami sudah mengajukan puluhan titik yang membutuhkan PJU. Ini bagian dari aspirasi masyarakat dan akan terus kami kawal agar dapat direalisasikan,” tegasnya.

Selain mengusulkan PJU baru, Laisa juga meminta pemerintah kota untuk melakukan evaluasi berkala terhadap lampu jalan yang sudah dipasang. Beberapa titik, kata dia, memiliki PJU namun tidak berfungsi optimal akibat kerusakan atau kurangnya perawatan.

Ia menekankan bahwa kehadiran PJU tidak sekadar memberikan pencahayaan, tetapi juga mendukung aktivitas warga, mengurangi potensi kejahatan, dan meningkatkan keamanan lalu lintas pada malam hari.

Dengan penyediaan penerangan yang merata, Laisa berharap Balikpapan Selatan dapat menjadi kawasan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas warganya selama 24 jam. (Adv/DPRD/Bpp)