GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memperingati malam Nuzulul Qur’an di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), Jumat malam (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang digelar pemerintah kota selama bulan suci.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para ulama, serta masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustadz Anugrah Cahyadi atau yang dikenal dengan Ucay dari Medan.
Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momen penting bagi umat Islam untuk mengenang turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, Jabal Nur. Peristiwa tersebut diyakini terjadi pada malam 17 Ramadan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat menjaga suasana Ramadan tetap aman dan kondusif. Ia juga mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memicu kepanikan, khususnya terkait ketersediaan bahan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM).
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang. Pemerintah sudah memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM aman selama Ramadan bahkan untuk beberapa bulan ke depan,” kata Rahmad.
Ia menilai kepanikan masyarakat justru berpotensi menimbulkan antrean panjang dan kelangkaan semu di lapangan. Karena itu, warga diharapkan tetap berbelanja dan menggunakan BBM secara wajar sesuai kebutuhan.
“Kalau masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan, kondisi akan tetap stabil. Dengan begitu ibadah Ramadan bisa dijalankan dengan lebih khusyuk,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp300 juta kepada Masjid Madinatul Iman.
Selain itu, pemerintah kota memberikan bonus penghargaan kepada qari asal Balikpapan yang berprestasi di tingkat internasional. Muhammad Haikal Al Ghifari menerima bonus Rp125 juta setelah meraih juara I cabang hafalan 30 juz dan tafsir Surah Al-Hujurat pada MTQ Internasional 2025 di Brunei Darussalam. Sementara Achmad Fadil menerima bonus Rp75 juta setelah meraih juara II cabang tilawah dan hafalan 5 hizb pada MTQ Internasional 2025 di Maroko.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Rahmad Mas’ud sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang mengharumkan nama Balikpapan di kancah internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan juga memaparkan hasil program Gerakan Sejadah (Sedekah Jariyah Ramadan). Program ini merupakan gerakan donasi sukarela yang melibatkan siswa melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
Dana yang terkumpul dari program tersebut mencapai ratusan juta rupiah dan akan disalurkan untuk mendukung kegiatan keagamaan, termasuk membantu kebutuhan masjid di Kota Balikpapan melalui Balikpapan Islamic Center.
Menutup sambutannya, Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Nuzulul Qur’an untuk memperbanyak doa demi kebaikan bangsa dan daerah.
“Semoga Ramadan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan ibadah, mempererat kebersamaan, dan mendoakan agar bangsa serta daerah kita selalu dalam keadaan aman dan baik,” tutupnya. (Adv/Diskominfo/Bpp)













