GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pantai Le Grandeur yang berada di belakang eks Hotel Le Grandeur, Jalan Jenderal Sudirman, kembali menjadi spot favorit warga Balikpapan untuk beraktivitas. Setiap pagi dan sore, kawasan yang menghadap Selat Makassar itu dipadati pengunjung yang datang untuk berolahraga, menikmati angin laut, atau sekadar bersantai sambil memotret panorama pantai.
Dalam beberapa tahun terakhir, area ini memang kembali hidup. Keindahan alam yang berpadu dengan ruang terbuka membuat Pantai Le Grandeur menjadi pilihan warga untuk melepas penat di tengah padatnya aktivitas perkotaan. Tak sedikit pula komunitas hobi, seperti pesepeda, fotografer, hingga pecinta olahraga pantai, yang menjadikan lokasi ini spot rutin kegiatan mereka.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, turut mengakui daya tarik pantai tersebut. Ia bahkan menyebut pantai ini menjadi salah satu rute favoritnya saat bersepeda.
“Pantai ini sudah dekat di hati masyarakat, termasuk saya sendiri sering bersepeda melewati kawasan ini. Suasananya menyenangkan dan jadi tempat bagus untuk menikmati Balikpapan dari sisi pesisir,” katanya, Minggu (2/11/2025).
Namun Ratih menegaskan, popularitas destinasi publik harus diiringi kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan. Menurutnya, daya tarik wisata hanya akan bertahan jika lingkungannya terawat.
“Kalau ingin tempat ini terus jadi kebanggaan kita, maka kebersihan harus dijaga bersama. Jangan sampai kita menikmati keindahannya, tapi lupa menjaga,” tegasnya.
Untuk itu, Disporapar menggerakkan berbagai komunitas dan kelompok pemuda agar aktif terlibat dalam aksi sosial di kawasan pantai. Kegiatan seperti kerja bakti, penanaman pohon, hingga edukasi lingkungan rutin digelar sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan.
“Kami libatkan komunitas dan anak muda supaya mereka ikut merasa memiliki. Ketika turun langsung membersihkan pantai, rasa untuk menjaganya akan tumbuh lebih kuat,” jelas Ratih.
Ia juga mendorong generasi muda memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan Pantai Le Grandeur dengan konten kreatif yang menginspirasi warga lain untuk ikut menjaga lingkungan.
“Promosikan keindahan pantai sekaligus ajak orang lain mencintai dan merawatnya. Pesan itu penting,” ujarnya.
Ratih berharap kolaborasi ini menjadi contoh bahwa ruang publik bisa menjadi lebih dari sekadar tempat rekreasi—melainkan simbol kesadaran dan kebersamaan warga dalam menjaga wajah kota.
“Kita banggakan pantainya karena kita jaga bersama,” tutupnya. (Adv/Disporapar/Bpp)













