Paskibraka Balikpapan Dikarantina, Kesbangpol Pastikan Seleksi Transparan

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Sebanyak 43 pelajar terpilih dari seluruh SMA/sederajat di Kota Balikpapan akan menjalani masa karantina selama 14 hari sebagai bagian dari pemusatan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Balikpapan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, menyampaikan bahwa karantina dimulai pada Selasa, 5 Agustus 2025, dan akan berlangsung hingga 19 Agustus 2025. Selama masa karantina, para anggota Paskibraka akan digembleng secara intensif di Hotel BDI Town House, Balikpapan.

“Pelatihan ini sebagai persiapan menghadapi upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang yang akan digelar di BSCC Dome,” ujar Sutadi, Senin (4/8/2025).

Proses seleksi anggota paskibraka dilakukan dengan sistem terbuka dan transparan. Seleksi dimulai sejak Februari 2025 dan difokuskan kepada siswa-siswi kelas 10. Sutadi menjelaskan bahwa seleksi tahap awal dimulai dari administrasi dan tinggi badan, dilanjutkan dengan tes wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila yang langsung dinilai oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Nilai minimal yang harus dicapai peserta pada tes wawasan kebangsaan adalah 70. Setelah itu, mereka masuk ke tahapan tes lanjutan seperti kesehatan, PBB, samapta, dan psikotes,” katanya.

Dari proses seleksi tersebut, terpilih 22 siswa putra dan 21 siswa putri dengan nilai tertinggi. Total sebanyak 43 siswa akan bertugas dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Balikpapan.

Dari jumlah tersebut, empat siswa terbaik akan dikirim untuk mewakili Kota Balikpapan di tingkat provinsi dalam upacara pengibaran bendera di Samarinda.

“Kami ingin memastikan bahwa paskibraka yang bertugas di lapangan nanti adalah yang terbaik, tidak hanya secara fisik, tetapi juga dari segi mental, ideologi, dan kedisiplinan,” tegas Sutadi.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap kehadiran para paskibraka ini dapat menjadi teladan bagi generasi muda dan membangkitkan semangat nasionalisme di momen bersejarah kemerdekaan Republik Indonesia. (Adv/Diskominfo/BPP)