Pegadaian Dukung Liga JMSI 2025, Dorong Media Online Lebih Dekat dengan Publik

GARVI.ID, BALIKPAPAN – PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Liga JMSI 2025 se-Kalimantan Timur. Turnamen yang digagas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) ini akan digelar di Lapangan Foni, Balikpapan, Sabtu (3/5/2025), sebagai ajang mempererat hubungan antar media dan stakeholder.

Plh Manager Humas dan Protokoler Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Robby Syahputra Effendy, mengatakan Pegadaian melihat ajang ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara pelaku media online dan sektor usaha.

“Media online punya peran penting sebagai penyambung informasi ke masyarakat, termasuk dalam menyampaikan isu ekonomi seperti investasi emas. Karena itu kami mendukung penuh kegiatan ini,” ujar Robby, Jumat (2/5/2025).

Ia menambahkan, kolaborasi antara media dan lembaga seperti Pegadaian penting untuk menciptakan ekosistem informasi yang kredibel dan edukatif.

“Lewat ajang seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan media dan masyarakat. Harapannya, informasi seputar produk kami—termasuk investasi emas dan layanan keuangan lainnya—bisa sampai dengan lebih mudah dan tepat,” ungkapnya.

Menurut Robby, Balikpapan merupakan tempat yang tepat untuk menjadi tuan rumah kegiatan ini karena geliat ekonominya yang aktif. Ia berharap Liga JMSI bukan hanya jadi ajang olahraga, tapi juga forum untuk mempererat kerja sama.

“Kami apresiasi JMSI yang sudah menginisiasi ajang ini. Semoga bisa rutin digelar tiap tahun dan memberikan manfaat jangka panjang bagi media di Kalimantan Timur,” katanya.

Pegadaian sendiri terus mendorong literasi keuangan, terutama di kalangan muda, lewat berbagai saluran termasuk kerja sama media. Robby menilai media punya posisi strategis dalam mendorong masyarakat lebih melek investasi.

“Kami ingin media terus berkembang dan aktif mengedukasi publik, apalagi soal perencanaan keuangan yang kini jadi kebutuhan penting,” pungkasnya.

Liga JMSI 2025 akan diikuti oleh media dari enam wilayah di Kaltim, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Balikpapan, dan Provinsi Kalimantan Timur. Ajang ini diharapkan menjadi titik temu antarmedia online untuk memperkuat jejaring dan semangat kolaborasi di wilayah tersebut. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *