GARVI.ID, BALIKPAPAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 4 kembali melaksanakan program Pelindo Mengajar 2024 di sejumlah sekolah di Indonesia, termasuk SMAN 3 Balikpapan, Balikpapan Barat. Program ini bertujuan memperkenalkan industri pelabuhan dan logistik kepada siswa sekolah menengah sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.
General Manager Pelindo 4 Cabang Balikpapan, Suhadi Hamid, menyatakan bahwa program ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya industri pelabuhan dalam ekonomi nasional. “Kami ingin memberdayakan generasi muda agar lebih siap menghadapi masa depan dengan pemahaman mendalam tentang sektor pelabuhan dan logistik. Ini selaras dengan semangat Empowering Youth for a Strong Nation,” jelasnya.
Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan tiga tahun Pelindo pasca-merger. “Kami memilih sekolah seperti SMAN 3 karena pendidikan dan teknologi adalah kunci dalam menghadapi tantangan masa depan,” tambah Suhadi. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara tepat di kalangan anak muda. “Siswa perlu memahami bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendukung masa depan yang lebih baik,” katanya.
Dalam sesi interaktif, siswa SMAN 3 Balikpapan menunjukkan antusiasme tinggi. “Kami senang melihat banyak pertanyaan dari siswa terkait peran Pelindo dan BUMN dalam ekonomi nasional. Ini membuktikan mereka mulai berpikir tentang masa depan mereka setelah lulus sekolah,” ujar Suhadi.
Wakil Humas SMAN 3 Balikpapan, Harmono, turut mengapresiasi program ini. Ia menilai kegiatan ini membuka wawasan siswa tentang karier di bidang pelabuhan. “Dengan materi yang diberikan, para siswa mendapat motivasi baru untuk meraih cita-cita mereka,” tuturnya.
Harmono berharap program semacam ini terus berlanjut agar siswa lebih siap dalam menentukan masa depan mereka. “Kami berharap siswa memiliki perspektif yang lebih luas tentang pilihan karier yang bisa mereka ambil, terutama di industri kepelabuhanan,” tutupnya.
Melalui Pelindo Mengajar, diharapkan siswa dapat lebih memahami dunia logistik dan kepelabuhanan serta termotivasi untuk berkontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan. (*)







