Pemkot Balikpapan Siapkan Revitalisasi Pasar Loak dan Blok D Pasar Klandasan di Tahun 2025

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan berencana untuk melakukan revitalisasi terhadap dua pasar utama, yaitu Pasar Loak di Kampung Baru, Balikpapan Barat, dan Blok D Pasar Klandasan pada tahun 2025 mendatang. Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar, sebagai bagian dari program peningkatan infrastruktur pasar di kota ini.

Haemusri menjelaskan, revitalisasi ini adalah tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan antara Disdag dengan asosiasi pedagang pasar di seluruh Balikpapan beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, berbagai usulan dan masukan dari pedagang pasar dibahas terkait kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana pasar.

“Dalam pertemuan itu, kami membahas rencana kerja pemerintah kota untuk tahun 2025, terutama terkait peningkatan sarana, prasarana, dan utilitas di pasar-pasar yang ada di Balikpapan,” kata Haemusri, Rabu (25/9/2024).

Menurutnya, banyak pedagang yang menyampaikan keluhan mengenai kondisi infrastruktur di pasar, terutama di Pasar Pandansari, Klandasan, dan Sepinggan. Ketiga pasar ini menjadi prioritas utama dalam program revitalisasi pasar yang direncanakan.

“Untuk tahun 2025, ada dua proyek besar yang akan kami jalankan. Yang pertama adalah revitalisasi Pasar Loak di Baru Tengah, dan yang kedua adalah revitalisasi Blok D Pasar Klandasan. Keduanya sudah masuk dalam anggaran kami,” ujar Haemusri.

Selain Pasar Loak dan Blok D Pasar Klandasan, Disdag juga merencanakan revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur, yang dikenal sebagai ikon pusat oleh-oleh khas Balikpapan. Namun, rencana ini masih dalam tahap perencanaan awal karena memerlukan dana yang tidak sedikit.

“Revitalisasi Plaza Kebun Sayur sebenarnya sudah direncanakan sejak 2017 bersama dengan Pasar Inpres. Hanya saja, waktu itu pedagang Pasar Inpres menyepakati kontribusi Rp59 juta per petak, sedangkan untuk Kebun Sayur belum ada kesepakatan. Rencana ini akan kami evaluasi kembali,” pungkasnya.

Rencana revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, serta mendorong perekonomian daerah melalui peningkatan kualitas fasilitas pasar. (Adv/Diskominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *