Pentingnya Branding Halal untuk Meningkatkan Daya Saing Sektor Kuliner

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Asisten II Sekretariat Kota (Setkot) Balikpapan, Andi Muhammad Yusri Ramli, menegaskan pentingnya branding halal dalam sektor kuliner untuk meningkatkan daya saing produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Balikpapan.

Menurut Yusri, penambahan label halal pada produk kuliner tidak hanya memperkuat kepercayaan konsumen tetapi juga dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi pelaku usaha lokal.

“Branding halal untuk kuliner sangat penting karena dapat memberikan jaminan kehalalan serta kebersihan produk yang dihasilkan oleh UMKM. Ini penting untuk memastikan bahwa produk makanan yang dijual dapat dipercaya dan memenuhi standar higienis yang diharapkan oleh konsumen,” ujar Yusri, Senin (19/8/2024).

Ia menyebut bahwa label halal akan membantu produk kuliner bersaing lebih efektif di pasar dengan memberikan kepastian tambahan bagi konsumen, terutama bagi umat Islam yang merupakan mayoritas di Balikpapan.

Yusri juga menambahkan bahwa pelaku UMKM dapat memanfaatkan sertifikasi halal untuk memperluas jangkauan pasar mereka. “Dengan adanya label halal, produk kuliner tidak hanya menjadi lebih dipercaya oleh konsumen lokal tetapi juga memiliki potensi untuk diterima di pasar internasional. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan MUI yang memantau kehalalan produk sangat mendukung proses branding ini. “MUI Balikpapan memiliki bidang yang khusus menangani kehalalan produk, sehingga branding halal dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efektif,” katanya.

Yusri juga mengaitkan pentingnya branding halal dengan dampak positif pada perekonomian. “Dengan sektor kuliner yang semakin berkembang dan banyaknya pendatang serta investor baru, branding halal dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lokal. Ini akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pembangunan Kota Balikpapan,” ungkapnya.

Ia menginginkan pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan usaha mereka dengan mengadopsi branding halal. “Kami yakin bahwa dengan label halal, UMKM akan lebih mampu bersaing dan berkembang, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Balikpapan,” pungkas Yusri. (Adv/Diskominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *