GARVI.ID, IKN – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, bersama jajaran kementerian teknis meninjau sejumlah proyek infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (28/7). Kunjungan ini untuk memastikan progres pelaksanaan proyek strategis nasional yang dibiayai melalui APBN berjalan sesuai kualitas dan waktu kerja.
“Kami meninjau langsung jalan tol, bandara VVIP, dan rusun ASN. Alhamdulillah dari sisi output, progres di IKN cukup maksimal,” ujar Andi Iwan.
Ia juga menyebut rusun ASN sudah memenuhi standar kesehatan, mutu, dan kebersihan, sedangkan bandara VVIP dinilai layak dan siap dikembangkan sebagai bandara komersial.
“Kita harapkan ke depan bandara ini tidak hanya melayani VVIP, tetapi juga masyarakat luas,” tambahnya.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang turut mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan keyakinannya bahwa pembangunan IKN tahap pertama memasuki tahap akhir. Ia menargetkan pemindahan ibu kota negara ke IKN bisa terealisasi pada 2028.
“IKN sudah luar biasa, tinggal percepatan proyek multiyears. Mudah-mudahan 2028 sudah siap dipindahkan,” kata Rudy.
Menanggapi usulan Partai NasDem agar IKN dijadikan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur agar tidak mangkrak, Rudy menegaskan pembangunan IKN terus berjalan.
“APBN yang masuk ke sini sangat besar, ratusan triliun. Hasilnya juga bisa dilihat langsung. Kita hari ini di Bandara VVIP yang insyaallah segera berproses jadi bandara komersil. Ini provinsi satu-satunya yang punya tiga bandara internasional: Balikpapan, Samarinda, dan IKN,” jelasnya.
Saat ditanya soal usulan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming berkantor di IKN, Rudy mengaku hal itu sedang dipersiapkan.
“Insyaallah, kalau tidak ada halangan, 2026 beliau sudah bisa berkantor di sini. Pendoponya sedang dibangun dan dijadwalkan rampung Desember ini,” ucap Rudy. (*)







