GARVI.ID, BALIKPAPAN — PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui kegiatan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Jumat (19/12/2025). Program ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT KKT, Enriany Muis, sebagai bagian dari agenda sosial perusahaan yang berkelanjutan.
Melalui program TJSL tersebut, PT KKT menargetkan dukungan nyata bagi pelaku usaha kecil di sekitar wilayah operasional pelabuhan. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya perusahaan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi lokal, serta pembangunan kemitraan.
Dalam pelaksanaannya, PT KKT menggandeng pelaku UMKM amplang di dua lokasi berbeda. Perusahaan melakukan pembelian produk amplang secara langsung sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan produksi dan pemasaran usaha lokal.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas usaha pelaku UMKM, meningkatkan pendapatan, serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat sekitar pelabuhan.
Produk amplang yang telah dibeli selanjutnya dibagikan kepada pihak eksternal yang beraktivitas di lingkungan PT KKT melalui program Jumat Berkah. Program ini menjadi sarana perusahaan untuk berbagi manfaat sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan mitra kerja, tenaga pendukung, dan masyarakat yang berinteraksi langsung dengan operasional pelabuhan.
Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus utama dalam pelaksanaan TJSL perusahaan. Menurutnya, kehadiran perusahaan harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.
“Melalui program TJSL ini, PT Kaltim Kariangau Terminal berupaya menghadirkan dukungan nyata bagi pelaku UMKM, khususnya usaha amplang, agar tetap tumbuh dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan kehadiran perusahaan memberi dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi lokal, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi melalui program Jumat Berkah,” ujar Enriany.
Ia menegaskan, program tersebut tidak bersifat seremonial atau sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun hubungan yang saling mendukung dengan masyarakat.
“PT KKT berkomitmen membangun kemitraan yang berkelanjutan melalui kegiatan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan TJSL dan program Jumat Berkah, PT Kaltim Kariangau Terminal berharap dapat terus menciptakan nilai bersama dengan masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekonomi lokal dan membangun hubungan yang harmonis di lingkungan sekitar pelabuhan. (/*)
