Puskesmas Sumber Rejo Perkuat Edukasi Bahaya Rokok dan Vape Seiring Temuan Screening CKG di Sekolah

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Selain menjalankan program CKG (Cek Kesehatan Gratis), UPTD Puskesmas Sumber Rejo memperkuat upaya edukasi mengenai bahaya rokok dan vape kepada siswa sekolah. Langkah ini dilakukan karena meningkatnya temuan indikasi kebiasaan merokok pada anak usia sekolah, termasuk mereka yang masih duduk di bangku SD.

Kepala UPTD Puskesmas Sumber Rejo, dr. Ummi Sartika, menjelaskan bahwa vape kini menjadi salah satu tantangan baru dalam kesehatan remaja. Banyak anak menganggap vape lebih aman dibanding rokok konvensional, padahal kandungannya tetap berbahaya.

 “Sekarang anak-anak juga banyak mengenal vape. Itu sama berisikonya, bahkan beberapa cairannya mengandung bahan yang bisa merusak paru-paru,” ujarnya, Kamis (20/11/2025). 

Edukasi dilakukan melalui penyuluhan langsung di sekolah, pendampingan guru, hingga dialog dengan orang tua saat kegiatan kesehatan bersama pihak Puskesmas. Tujuannya agar siswa memahami risiko sejak dini dan tidak terjebak dalam perilaku yang dapat merusak kesehatan jangka panjang.

Selain itu, Puskesmas mendorong pihak sekolah untuk memperkuat implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR), termasuk menegakkan aturan larangan membawa rokok maupun vape di lingkungan sekolah.

 “Sekolah wajib menjadi ruang aman bagi anak-anak. Mereka harus terlindungi dari paparan rokok maupun vape,” tegas dr. Ummi.

Hasil sementara screening CKG menunjukkan bahwa sebagian siswa memiliki faktor risiko yang perlu mendapatkan perhatian. Meski data lengkap masih dalam proses rekap, Puskesmas telah mengambil tindakan preventif melalui peningkatan frekuensi edukasi, terutama pada kelompok usia SMP dan SMA.

dr. Ummi berharap kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan Puskesmas dapat membuat anak-anak menjauhi rokok dan vape. 

“Kami ingin membentuk generasi yang sadar kesehatan sejak dini, bukan hanya sehat secara fisik tetapi juga memiliki perilaku hidup sehat,” tutupnya. (Adv/Puskesmas/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *