GARVI.ID, BALIKPAPAN — Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus diperluas oleh Puskesmas Sumber Rejo melalui berbagai program, khususnya bagi lansia dan kelompok usia produktif. Kepala UPTD Puskesmas Sumber Rejo, dr. Ummi Sartika, mengatakan pihaknya secara rutin melaksanakan screening kesehatan lansia di wilayah kerja puskesmas untuk mendeteksi dini penyakit yang rentan muncul di usia lanjut.
“Screening lansia dilakukan langsung ke lingkungan warga. Kami memeriksa tekanan darah, gula darah, fungsi tubuh, hingga evaluasi kondisi kronis. Harapannya lansia lebih terpantau dan tidak terlambat mendapatkan perawatan,” jelasnya, Rabu (19/11/2025).
Untuk kelompok usia 18–45 tahun, puskesmas mengaktifkan program Penyakit Tidak Menular (PTM). Program ini fokus pada deteksi faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan gangguan metabolik lainnya. Sebab, kelompok usia produktif kini semakin rentan mengalami gangguan kesehatan akibat pola hidup kurang ideal.
Selain itu, Puskesmas Sumber Rejo juga mengintegrasikan pelayanan PTM dengan pemeriksaan laboratorium. Masyarakat yang memiliki penyakit kronis dapat memanfaatkan layanan ini untuk melakukan cek berkala tanpa harus menunggu kondisi memburuk.
“Kami ingin memperluas jangkauan layanan preventif. Semakin banyak masyarakat terscreening, semakin besar peluang menekan angka penyakit kronis,” ungkap dr. Ummi.
Puskesmas juga menyiapkan inovasi untuk meningkatkan jumlah kunjungan lansia, terutama agar mereka tetap rutin mengontrol kesehatan.
Edukasi diberikan melalui kegiatan posyandu lansia dan pemeriksaan keliling.
Program PTM dan screening lansia dianggap strategis dalam mengurangi beban penyakit jangka panjang. Dengan deteksi dini, masyarakat dapat menghindari komplikasi serius. “Kami ingin masyarakat sadar bahwa menjaga kesehatan itu dimulai sebelum sakit,” tegasnya. (Adv/Puskesmas/Bpp)







