GARVI.ID, BALIKPAPAN – Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kalimantan Timur, H Rahmad Mas’ud, secara resmi membuka Festival Budaya Melayu dan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Balikpapan. Acara ini berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, mulai 14 hingga 16 September 2024.
Dalam pidatonya, Rahmad Mas’ud menegaskan pentingnya menjaga dan mengembangkan budaya Melayu sebagai warisan leluhur. “Festival ini adalah wujud nyata upaya kita melestarikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Budaya Melayu mencerminkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan saling menghormati, yang menjadi bagian dari kebhinekaan Indonesia,” ujarnya.
Rahmad juga menekankan bahwa acara ini tak hanya sekadar perayaan, melainkan ajang untuk memperkuat silaturahmi dan mempererat rasa kebersamaan antarwarga. “Melalui festival ini, kita bisa melihat betapa beragamnya budaya Melayu, dari seni tari, musik, hingga kuliner, yang semuanya menjadi bagian dari kekayaan nusantara,” tambahnya.
Festival ini diramaikan oleh berbagai lomba, seperti tari kreasi Pesisir Melayu, Hadrah, dan Rebana, yang melibatkan peserta se-Kaltim. Selain itu, juga diadakan kegiatan bakti sosial, seperti sunatan massal, santunan bagi anak yatim, serta bazar UMKM Ekonomi Kreatif dan kuliner khas Melayu di halaman BSCC Dome.
Menutup sambutannya, Rahmad menyampaikan apresiasi kepada DMDI Kaltim atas penyelenggaraan festival ini. “Saya berharap festival ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tapi juga mampu menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai budaya kita,” pungkasnya. (*)







