Ratih Kusuma Dorong Rumah Dahor Jadi Pokdarwis untuk Kembangkan Wisata Sejarah

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Di tengah gemerlap pembangunan Kota Minyak, Rumah Dahor Heritage berdiri kokoh sebagai saksi perjalanan panjang sejarah migas Balikpapan. Terletak di Jalan Dahor Nomor 1, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, bangunan bergaya kolonial Belanda ini menyimpan kisah tentang para pekerja kilang minyak yang menjadi pelopor industri migas di kota ini.

Rumah panggung yang dibangun pada awal 1900-an oleh perusahaan minyak Belanda Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM) kini ditetapkan sebagai cagar budaya dan dikelola bersama oleh Pertamina serta komunitas lokal. Dari 27 unit rumah yang dahulu berdiri, kini hanya tersisa sembilan yang masih terawat dan difungsikan sebagai museum mini, taman baca, dan perpustakaan sejarah migas.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menilai Rumah Dahor memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi unggulan jika dikelola secara kolaboratif.

“Rumah Dahor ini bukan sekadar bangunan tua, tapi saksi sejarah lahirnya Balikpapan sebagai kota migas. Kami berharap pengelolanya bisa bergabung menjadi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) agar bisa dibina langsung oleh Disporapar,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Ratih menjelaskan, saat ini pengelolaan Rumah Dahor masih di bawah Pertamina, namun pemerintah kota siap memberikan dukungan berupa pembinaan dan pelatihan. Langkah itu mencakup pelatihan kelembagaan, kewirausahaan, branding atraksi wisata, hingga pembuatan konten kreatif.

“Kalau pengurusnya siap, kami bantu dari sisi penguatan SDM wisata. Dengan begitu, Rumah Dahor bisa lebih dikenal bukan hanya karena sejarahnya, tapi juga karena pengelolaannya yang profesional,” tambahnya.

Ia menegaskan, jika nantinya bergabung dalam jaringan Pokdarwis, Rumah Dahor akan mendapat prioritas dalam berbagai program Disporapar, seperti promosi wisata, pelatihan pemandu, dan edukasi sejarah bagi pelajar.

Selain nilai historisnya, Rumah Dahor Heritage juga memikat karena arsitekturnya yang khas. Cat hijau dan kuning gadingnya berpadu dengan pondasi batu setinggi satu meter yang masih kokoh meski telah berusia lebih dari seabad.

Ratih optimistis, dengan sinergi antara Pertamina, pemerintah, dan masyarakat, Rumah Dahor Heritage akan menjadi ikon wisata sejarah dan edukasi kebanggaan Balikpapan. (Adv/Disporapar/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *