Ratusan Surat Tulis Tangan dari Siswa Bikin Wali Kota Balikpapan Terharu

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud, mengaku terharu setelah menerima ratusan surat tulisan tangan dari siswa-siswi sekolah dasar. Hal ini disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di halaman Balai Kota Balikpapan, Jumat (2/5/2025).

Menurut Rahmad, surat-surat itu dikirim melalui kantor pos dan diterima dalam beberapa minggu terakhir. Ia merasa bangga karena di tengah era serba digital, anak-anak masih memilih cara klasik untuk menyampaikan isi hati mereka.

“Saya sangat terharu dan bangga. Di zaman sekarang, ketika semuanya serba online, mereka masih mau menulis surat dengan tangan. Ini menunjukkan ketulusan dan nilai-nilai yang masih hidup dalam diri mereka,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Rahmad membacakan tiga surat yang dianggap paling menyentuh. Salah satunya dari Ali Fayuki Fathiyatur Rahmad, siswa SDN 011 Balikpapan Utara. Dalam suratnya, Ali berterima kasih atas bantuan buku paket dan seragam sekolah dari pemerintah kota.

“Terima kasih sudah diberikan buku paket dan baju. Bajunya bagus banget, saya jadi terlihat cantik. Saya senang bisa sekolah di SD 011. Selamat Hari Pendidikan Nasional,” tulis Ali.

Surat lainnya datang dari Siti Jihan Talita Aziza yang mengungkapkan rasa senangnya belajar di sekolah yang nyaman dan penuh semangat. Kiandra, siswa lain, menyampaikan harapannya agar pendidikan di Balikpapan terus maju dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah.

“Saya bacanya sampai merinding. Anak-anak kecil bisa menulis surat yang sangat menyentuh dan penuh makna,” kata Rahmad.

Ia menegaskan, Pemkot Balikpapan akan terus memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan demi menjamin masa depan anak-anak.

“Pendidikan dan kesehatan tidak boleh dipisahkan. Kami berkomitmen agar semua anak di Balikpapan bisa tumbuh sehat dan cerdas, tanpa terkendala biaya,” tegasnya.

Menurut Rahmad, momentum Hardiknas harus menjadi pengingat bahwa investasi terbaik suatu bangsa adalah membangun kualitas manusia sejak dini.

“Kalau kita ingin Balikpapan hebat, maka anak-anaknya harus kita jaga, kita didik, dan kita beri fasilitas terbaik,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo/BPP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *