SKK Migas Kalsul Tinjau Capaian 2024, Targetkan Ekspansi Besar di 2025

GARVI.ID, BALIKPAPAN – SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) menggelar jumpa pers akhir tahun 2024 di Kantor Utama Pasir Ridge, Balikpapan. Kegiatan ini memaparkan capaian operasional sektor hulu migas sepanjang 2024 sekaligus mengungkap rencana besar untuk 2025.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul, Azhari, menekankan bahwa sektor hulu migas berperan penting dalam mendukung program swasembada pangan dan energi pemerintah. “Melalui kolaborasi yang solid, kami akan memastikan program pemerintah berjalan beriringan dengan pengembangan sektor energi tanpa mengorbankan sektor lain,” ujarnya.

Kontribusi Signifikan dan Temuan Baru

Wilayah Kalsul menyumbang 12% lifting minyak dan 29% lifting gas nasional. Kontribusi ini diproyeksikan meningkat dengan ditemukannya cadangan baru di Geng North serta pengembangan Lapangan IDD oleh Eni. “Cadangan baru ini berpotensi mengaktifkan kembali beberapa train di Badak LNG Bontang,” tambah Azhari.

Pada 2024, berbagai proyek penting telah selesai, termasuk tambahan fasilitas kompresor di South Sembakung dan proyek Bekapai Artificial Lift milik PT Pertamina Hulu Mahakam. Selain itu, Pertamina Hulu Kalimantan Timur juga sukses melaksanakan Optimalisasi Pengembangan Lapangan (OPLL).

Kinerja Lifting dan Target 2025

Koordinator Operasi SKK Migas Kalsul, Damar Setyawan, mengungkap lifting minyak dan gas mencapai 96,41% dan 99,07% dari target APBN 2024. Sejak Januari hingga November, lifting melalui tanker tercatat sebanyak 119 kali, sementara metode lainnya menggunakan barge, pipa, dan truk.

Pada 2025, SKK Migas Kalsul menargetkan sembilan kegiatan seismik, pengeboran eksploitasi di 195 sumur, dan eksplorasi di 12 sumur. “Komitmen ini mencerminkan dedikasi kami untuk mendukung swasembada energi nasional,” kata Kepala Departemen Operasi, Dedy Hidayat.

Tantangan dan Dukungan Stakeholder

Kepala Departemen Forkom, Wisnu, mengungkap tantangan teknis dan nonteknis yang dihadapi, mulai dari blokade akses hingga isu sosial. “Dukungan stakeholder sangat penting untuk meminimalkan hambatan ini dan memastikan kelancaran operasional migas,” jelasnya.

Capaian 2024 meliputi penghijauan dengan menanam 121.058 bibit pohon—melampaui target 100.000 bibit. SKK Migas juga mengadakan lokakarya pengembangan masyarakat sebagai wujud sinergi dengan pemerintah daerah.

Apresiasi kepada Media

Azhari menutup acara dengan mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi faktual kepada masyarakat. “Dukungan media memungkinkan masyarakat memahami kontribusi sektor hulu migas terhadap pembangunan nasional,” pungkasnya.

Tentang SKK Migas

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bertugas mengelola sektor hulu migas berdasarkan Kontrak Kerja Sama. Lembaga ini dibentuk untuk memastikan sumber daya minyak dan gas memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *