Stadion Batakan Disulap Jadi Ruang Publik Kreatif, UMKM hingga Komunitas Siap Hidupkan Balikpapan Timur

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kawasan Stadion Batakan segera tampil dengan wajah baru. Tak lagi sekadar pusat kegiatan olahraga berskala besar, area ini dipersiapkan menjadi ruang publik kreatif dengan jalur jogging, zona UMKM, hingga panggung aktivitas komunitas.

Transformasi ini menjadi langkah lanjutan Pemerintah Kota Balikpapan setelah keberhasilan Taman Bekapai yang menjelma menjadi ruang publik interaktif, ramai aktivitas, dan produktif di pusat kota. Kini, pendekatan serupa dibawa ke Balikpapan Timur sebagai upaya pemerataan fasilitas dan kegiatan masyarakat.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan pembangunan jalur jogging di kawasan Stadion Batakan sudah mendekati akhir. Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut tidak hanya ditata sebagai arena olahraga, tetapi juga sebagai ruang yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkreasi.

“Konsepnya bukan cuma untuk berolahraga. Kami ingin ruang yang bisa digunakan warga untuk bergerak, berkreasi, dan berwirausaha. Taman Bekapai sudah terbukti berhasil, dan semangat yang sama kami bawa ke Stadion Batakan,” kata Ratih, Rabu (12/11/2025).

Menurut Ratih, konsep pengembangan ini akan menggabungkan sport tourism dan ekonomi kreatif. Nantinya, warga dapat menikmati lintasan jogging yang lebih nyaman, berkuliner di stan UMKM lokal, hingga mengikuti berbagai aktivitas komunitas, mulai dari senam bersama hingga agenda lari tematik.

“Saya turun langsung ke lokasi dan mencoba lintasannya. Kami pastikan semua kelompok usia bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman di sana,” ujarnya.

Disporapar juga menyiapkan kolaborasi lintas sektor untuk menghidupkan agenda komunitas setiap akhir pekan. Instruktur senam lokal akan dilibatkan secara terjadwal, sebagaimana pola yang sudah berjalan di Balikpapan Tennis Stadium.

“Instruktur senam kami libatkan secara bergiliran. Harapannya, bukan hanya pusat kota yang hidup, tetapi kawasan timur juga semakin aktif,” tuturnya.

Tak hanya memfasilitasi gaya hidup sehat, ruang kreatif di Stadion Batakan diharapkan mampu memutar roda ekonomi masyarakat sekitar. UMKM akan ditata dengan konsep tematik agar aktivitas olahraga dan usaha dapat berjalan berdampingan tanpa saling mengganggu.

“Kami mengikuti arahan Pak Wali Kota terkait penataan UMKM. Targetnya, Stadion Batakan menjadi ikon baru bagi warga—tempat olahraga, rekreasi, dan kegiatan masyarakat bertemu dalam satu ruang,” ujar Ratih.

Dengan skema ini, Pemerintah Kota menargetkan Stadion Batakan menjadi pusat aktivitas publik di Balikpapan Timur, melengkapi peran Taman Bekapai sebagai ikon ruang kota yang hidup dan inklusif. Ruang publik ini disiapkan menjadi tempat di mana olahraga, kreativitas, dan ekonomi warga menyatu. (Adv/Disporapar/Bpp)