Wahyullah: Sinergi Pemerintah dan Investor Kunci Pembangunan Kota Masa Depan Balikpapan

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Wahyullah, anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mewujudkan kota masa depan yang ideal. Menurutnya, untuk mengurangi ketergantungan pada APBD, Balikpapan harus mampu menarik investasi besar dari swasta, dengan peran pemerintah sebagai regulator yang mendukung kelancaran investasi.

“Kota masa depan tidak hanya ramah pejalan kaki, tetapi juga harus mampu menarik investor. Dengan begitu, pembangunan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada dana pemerintah,” ujar Wahyullah, Rabu (5/2/2025).

Ia mengingatkan bahwa pemerintah harus mampu menyederhanakan proses perizinan tanpa melanggar regulasi yang ada. Stagnasi investasi, katanya, sering disebabkan oleh birokrasi yang rumit dan memakan waktu.

“Proses perizinan yang berbelit sering menjadi hambatan utama. Pemerintah harus proaktif, mengundang calon investor untuk duduk bersama dan menemukan solusi cepat tanpa mengabaikan aturan yang ada,” tegasnya.

Wahyullah menambahkan, investasi swasta harus menjadi pilar utama dalam pembangunan kota, namun bukan hanya untuk keuntungan semata. Investasi ini harus berdampak positif pada infrastruktur, lapangan kerja lokal, dan kelestarian lingkungan.

“Pemerintah harus menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan mengurangi hambatan birokrasi dan meningkatkan transparansi, agar investor merasa nyaman,” lanjutnya.

Sebagai anggota DPRD, Wahyullah berkomitmen mendorong peraturan yang mendukung efisiensi proses investasi di Balikpapan. Ia berharap pemerintah, DPRD, dan sektor swasta bisa bekerja sama untuk menciptakan solusi pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan langkah yang tepat, Wahyullah optimis Balikpapan dapat menjadi kota yang modern, ramah lingkungan, dan pusat investasi yang mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kita harus mulai bergerak ke arah itu sekarang, memastikan pembangunan kota ini benar-benar berorientasi pada masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (Adv/DPRD/BPP)