GARVI.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Rahmad Mas’ud, mengajak 362 wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan (STIEPAN) untuk membangun jiwa entrepreneur sebagai kunci sukses masa depan.Dirinya menekankan pentingnya mengembangkan potensi diri dan tidak sekadar mengejar pekerjaan, melainkan menciptakan peluang.
“Saya ingin sampaikan sedikit pengalaman, saya latar belakang pengusaha. Jadi kalau orangtua saya dulu, menyampaikan nak sekolah yang tinggi dan tuntutan ilmu setinggi-tingginya,” ujar Rahmad, Sabtu (31/8/2024).
Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa keberhasilan wisudawan STIEPAN bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari sebuah babak baru. Menurutnya, keberhasilan ini bukanlah akhir dari segalanya, tetapi sebagai awal perjalanan baru.
“Tuntut ilmu setinggi-tingginya, supaya kamu mudah untuk menciptakan lapangan kerja. Itu yang harus kita tanamkan dulu kepada diri kita,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, pesan tersebut bukan hanya tentang kemudahan dalam mencari pekerjaan, tetapi lebih kepada pembentukan sikap dan mental yang siap menghadapi tantangan.
“Jadi kalau orangtua saya dulu, menyampaikan nak sekolah yang tinggi dan tuntutan ilmu setinggi-tingginya, itu adalah doktrin agar saya tumbuh menjadi orang sukses,” tambah Rahmad.
Rahmad Mas’ud juga memberikan pandangan bahwa manusia sebenarnya diharapkan menjadi entrepreneur. Bagi dia, enterpreneur itu adalah usaha yang harus dikembangkan di dalam potensi manusia.
“Ini yang saya ingin sampaikan kepada anak-anak kita, generasi milenial maupun Z yang saat ini,” katanya.
Ia mengungkapkan pentingnya mengajarkan anak-anak untuk tidak bergantung pada orangtua dan untuk mengembangkan kemampuan mereka sendiri. “Saya juga punya anak, saya tanamkan kepadanya untuk tidak boleh manja. Walau orangtua mampu, tapi tidak boleh begitu. Kita tidak boleh bergantung dengan orangtua, bagi saya kalau mau maju dan sukses itu ada di dalam diri kita semua,” ungkap dia.
Rahmad Mas’ud juga menyampaikan bahwa ia tidak ingin wisudawan hanya mencari pekerjaan ke sana-sini. Sebaliknya, ia mendorong mereka untuk lebih fokus pada pengembangan potensi pribadi yang dapat membuka peluang kerja bagi orang lain.
“Tanamkan itu dan tetap jaga semangat kebersamaan kita, kekompakan bersama karena kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri untuk membangun Kota Balikpapan,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo)







