Puskesmas Sumber Rejo Gelar Sweeping Imunisasi BIAS untuk Kejar Anak yang Belum Terlayani

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Dalam upaya menjaga dan meningkatkan cakupan imunisasi anak sekolah, Puskesmas Sumber Rejo menggelar kegiatan sweeping Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di 

SD 010 Balikpapan Tengah, Senin (17/11/2025).

 Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan setiap anak menerima imunisasi lengkap sesuai jadwal, terutama mereka yang sebelumnya berhalangan hadir atau belum mendapatkan vaksin secara penuh.

Petugas Puskesmas Sumber Rejo Dwi Yuni Fatmawati, menjelaskan bahwa sweeping sangat diperlukan agar tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan perlindungan kesehatan. “Sweeping ini penting untuk mengejar siswa yang sebelumnya tidak hadir atau belum lengkap imunisasinya. Target kami adalah memastikan semua anak mendapatkan vaksin yang seharusnya,” ujarnya.

Jenis imunisasi yang diberikan mencakup vaksin DT untuk siswa kelas 1, yang berfungsi melindungi dari penyakit difteri dan tetanus. Sementara itu, siswa kelas 2 dan kelas 5 menerima vaksin TD sebagai penguatan imunisasi lanjutan. Khusus siswi kelas 5, juga diberikan vaksin HPV dosis pertama sebagai upaya pencegahan kanker serviks sejak dini.

Pelaksanaan sweeping berlangsung lancar berkat kerja sama yang baik dari pihak sekolah. Guru-guru membantu mengumpulkan siswa, melakukan pendataan, dan memastikan proses berjalan tertib. Dukungan orang tua juga menjadi faktor penting, terutama dalam memberikan izin dan memastikan anak hadir mengikuti imunisasi tambahan. “Alhamdulillah, kerjasamanya sangat baik. Anak-anak juga kooperatif,” tambah petugas.

Efek samping yang mungkin muncul setelah imunisasi umumnya tergolong ringan, seperti nyeri pada area suntikan atau demam ringan. Puskesmas juga mengimbau orang tua untuk segera menghubungi petugas kesehatan jika muncul keluhan lain yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Kegiatan sweeping ini direncanakan berlangsung selama tujuh hari untuk mencakup total tujuh sekolah dasar di wilayah layanan Puskesmas Sumber Rejo. Melalui kegiatan ini, puskesmas berharap cakupan imunisasi tetap tinggi sehingga kasus penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dapat diminimalkan.

 “Ini adalah bentuk perlindungan jangka panjang untuk kesehatan anak-anak kita,” tegas petugas. (Adv/Puskesmas/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *