Antrean BBM Masih Mengular di Balikpapan, Warga Rela Hujan-Hujanan Demi Isi Bensin

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Krisis bahan bakar minyak (BBM) di Kota Balikpapan belum mereda. Hingga Selasa pagi (20/5/2025), antrean kendaraan tampak mengular di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), termasuk di SPBU Gunung Guntur.

Ratusan pengendara rela mengantre berjam-jam meskipun diguyur hujan deras sejak pagi. Kondisi ini terjadi akibat kelangkaan BBM jenis Pertamax yang sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu.

“Saya antre sudah dua jam dari arah simpang tadi. Pertamax kosong terus dari kemarin. Tadi hujan-hujan juga tetap antre karena kalau nggak diisi, aktivitas kita lumpuh. Mau kerja jadi susah,” ujar Han, salah satu pengendara yang ditemui di lokasi.

Han mengaku tak lagi memilih-milih jenis BBM, asalkan bisa mendapatkan pasokan bahan bakar untuk kendaraan.

“Yang penting ada, Pertamax atau Pertalite, saya isi aja. Sudah susah dicari sekarang,” tambahnya.

Kondisi serupa juga dialami Andi, warga lainnya. Ia mengatakan sudah mengantre hampir satu jam sejak dari simpang Masjid.

“Sudah antre dari subuh, tapi tetap belum dapat juga. Pemerintah daerah harusnya turun tangan, jangan biarkan rakyat begini terus. Ini sudah hari keberapa orang susah cari BBM, bahkan yang eceran botolan pun sekarang sudah nggak ada,” keluhnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah truk tangki Pertamina mulai tiba sejak Selasa dini hari untuk mengisi stok di SPBU. Namun, pasokan yang datang belum cukup untuk mengatasi antrean panjang yang terus terjadi sejak pagi. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *