GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo, melaksanakan pemeriksaan kesehatan jasmani pada Minggu (1/9/2024) di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo. Pemeriksaan ini merupakan salah satu tahapan yang diwajibkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bagian dari proses verifikasi calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan 2024.
“Hari ini kami menyelesaikan pemeriksaan kesehatan jasmani, dan besok dijadwalkan untuk tes kesehatan rohani serta psikologi,” ujar Rahmad Mas’ud kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara menyeluruh dan menjadi bagian penting dari tahapan pencalonan. “Kami siap menjalani seluruh proses ini dengan kondisi kesehatan yang prima, demi memimpin Kota Balikpapan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Selain Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo, pasangan calon lainnya, Rendy Ismail dan Edi Sunardi, juga akan melaksanakan tes kesehatan rohani pada hari yang sama. Sementara itu, pasangan Sabani dan Syukri Wahid telah menyelesaikan seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan mereka pada hari sebelumnya. “Pak Sabani dan Pak Syukri Wahid sudah menyelesaikan semua tes kesehatan kemarin,” ungkap Ketua KPU Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono.
Prakoso menekankan bahwa hasil dari pemeriksaan kesehatan ini bersifat rahasia dan hanya akan diterima oleh KPU dari pihak rumah sakit. “Hasil kesehatan tidak akan diumumkan ke publik. Ini merupakan informasi yang bersifat confidential dan hanya digunakan sebagai penilaian untuk proses penetapan calon pada 22 September mendatang,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa apabila terdapat temuan medis yang krusial, pihak rumah sakit memiliki kewenangan untuk merekomendasikan apakah seorang calon dinyatakan sehat atau tidak layak mengikuti pencalonan. “Kami sepenuhnya mempercayakan penilaian medis kepada tim ahli dari Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo,” tambah Prakoso.
Lebih lanjut, Prakoso menyatakan bahwa proses pemeriksaan kesehatan ini adalah salah satu faktor penting yang akan mempengaruhi penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan. “Kami ingin memastikan bahwa calon-calon yang maju dalam Pilkada Balikpapan ini benar-benar sehat secara fisik dan mental untuk memimpin kota ini,” tutupnya. (Adv)







