Balikpapan Siapkan 2.000 Dosis Vaksin Gratis untuk Tekan Risiko Rabies

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan kembali menggelar vaksinasi rabies massal secara gratis. Program ini dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga September 2025, bertepatan dengan momen World Rabies Day pada akhir September mendatang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DKP3 Balikpapan, drh Mohamad Bisri, menjelaskan bahwa vaksinasi rabies rutin dilakukan setiap tahun sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit hewan menular.

“Rencananya akan kita laksanakan vaksinasi rabies massal gratis antara Juli sampai September. Tujuannya agar pelaksanaan serentak se-Kaltim bisa membentuk kekebalan populasi yang merata,” kata Bisri saat ditemui pada Jumat (13/6/2025).

DKP3 Balikpapan telah menyiapkan sedikitnya 2.000 dosis vaksin rabies. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah, mengingat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga akan menyalurkan bantuan vaksin, seperti pada tahun sebelumnya yang mencapai total 7.000 dosis.

Selain vaksinasi massal, masyarakat juga bisa mendapatkan layanan vaksin rabies di klinik hewan milik DKP3. Tersedia dua opsi, yakni vaksin gratis dengan sistem multi-dosis, serta vaksin berbayar untuk jenis single dose.

“Kalau mau vaksin di luar jadwal massal, bisa langsung ke klinik hewan kami. Ada pilihan gratis dan berbayar. Yang berbayar pun tarifnya jauh lebih murah dibandingkan klinik mandiri,” ujar Bisri.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada syarat khusus untuk hewan yang akan divaksin, baik itu kucing liar, kucing peliharaan, anjing, hingga monyet.

Lebih lanjut, Bisri mengungkapkan bahwa meski tidak ditemukan kasus rabies pada hewan di Balikpapan selama 2024, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) masih cukup tinggi.

“Kasus gigitan terbanyak justru berasal dari kucing, bukan berarti rabiesnya ada, tapi ini bentuk kewaspadaan masyarakat. Begitu digigit, mereka langsung lapor. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan sudah tinggi,” jelasnya.

Melalui penguatan vaksinasi ini, Pemkot Balikpapan berharap risiko penularan rabies bisa ditekan semaksimal mungkin. (Adv/Diskominfo/BPP) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *