GARVI.ID, BALIKPAPAN – Di tengah pesatnya geliat pariwisata Kota Balikpapan, satu destinasi bernuansa alami mulai mencuri perhatian publik. Kawasan Bamboe Wanadesa, yang berada di Jalan Giri Rejo I Kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, kini menjadi pilihan bagi warga yang ingin menikmati ketenangan di bawah rindangnya hutan bambu.
Berada tak jauh dari Waduk Manggar, kawasan ini menawarkan suasana sejuk dengan lanskap hijau yang masih terjaga—menjadi alternatif tepat bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari kebisingan kota.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma, menyebut Bamboe Wanadesa sebagai salah satu potensi wisata alam yang terus didorong pengembangannya oleh pemerintah daerah.
“Lokasinya strategis, dekat dengan Tanjung Gading dan Meranti. Nantinya ketiga titik ini bisa jadi satu kawasan wisata alam terpadu. Lingkungannya masih alami dan punya prospek besar,” ujar Ratih, Senin (03/11/2025).
Walau belum berstatus resmi sebagai kelompok sadar wisata (Pokdarwis), sejumlah fasilitas dasar telah tersedia, seperti gazebo, area istirahat, serta ruang terbuka untuk kegiatan seni. Ratih mendorong adanya atraksi berkala agar kawasan ini semakin hidup.
“Kegiatan budaya, pertunjukan tari, atau aktivitas UMKM bisa jadi magnet tambahan. Pengunjung tidak hanya melihat alam, tapi juga merasakan pengalaman budaya lokal,” terangnya.
Selain menikmati hamparan bambu, wisatawan juga dapat mengeksplorasi Waduk Manggar menggunakan perahu maupun kano. Ratih menegaskan, aspek keamanan harus menjadi prioritas dalam aktivitas wisata air.
“Pernah ada kegiatan paddling di sini. Ke depan, itu bisa berjalan lagi asalkan ada tim keamanan yang selalu stand by. Wisata harus aman dan nyaman,” tegasnya.
Akses menuju lokasi dinilai cukup memadai, tetapi Ratih menilai keterlibatan masyarakat sekitar tetap penting. Ia mendorong hadirnya layanan ojek lokal sebagai pendukung mobilitas pengunjung dari pintu masuk menuju area utama.
“Jaraknya sekitar 300 meter. Ojek lokal bisa menjadi solusi transportasi wisatawan, sekaligus menggerakkan ekonomi warga,” tutupnya.
Dengan potensi yang terus dibenahi, Bamboe Wanadesa berpeluang menjadi destinasi unggulan baru yang memperkaya wajah wisata alam Balikpapan. (Adv/Disporapar/Bpp)











