BFI Finance Luncurkan Pembiayaan Beragun Properti di Balikpapan

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Mulai awal Agustus 2024, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) memperkenalkan layanan pembiayaan beragun properti di Balikpapan. Hernandi Kusno, General Manager BFI Finance Region Kalimantan 2, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pembiayaan yang mudah dan terpercaya. Layanan ini mendukung berbagai tujuan, seperti modal usaha, investasi, dan keperluan multiguna lainnya.

“Pertumbuhan sektor properti di Balikpapan meningkat seiring dengan pembangunan dan relokasi ibu kota dari Jakarta ke Nusantara. Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan pembiayaan berjaminan aset properti bagi masyarakat Balikpapan dan sekitarnya,” ujar Hernandi saat peluncuran layanan baru ini di kantor BFI di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (2/8/2024).

Desliana Sidabutar, Kepala Produk Pembiayaan Beragun Properti BFI Finance, menambahkan bahwa layanan ini memungkinkan masyarakat Balikpapan mendapatkan dana untuk pengembangan usaha, renovasi rumah, biaya pendidikan, dan kebutuhan lainnya, dengan menggunakan sertifikat rumah, ruko, atau rukan sebagai jaminan. BFI Finance menawarkan bunga kompetitif 0,54% flat per bulan, proses persetujuan dalam tiga hari, dan pencairan dana hingga Rp5 miliar.

“Pembiayaan properti ini memberikan akses kemudahan baik bagi wirausaha maupun karyawan,” kata Desliana. “Tenor pembiayaan bervariasi dari satu hingga lima tahun, dan khusus untuk karyawan hingga tujuh tahun,” ujarnya.

Sejak 1991, BFI Finance telah beroperasi di Balikpapan dan terus berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Secara nasional, pembiayaan beragun sertifikat properti telah meningkat signifikan, mencapai 4% dari total portofolio pembiayaan baru periode Januari hingga Juni 2024, dengan kenaikan 72% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kami optimis masyarakat Balikpapan akan menyambut baik layanan ini. Kami berharap dapat mendorong perekonomian serta meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama dengan perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang menambah pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor,” pungkas Hernandi.

Untuk semester kedua 2024, BFI Finance belum menetapkan target capaian kredit pembiayaan untuk layanan baru ini. Target tersebut akan ditentukan pada tahun 2025 setelah layanan dievaluasi. (*)