Bidan Suparti Ingatkan Ibu Hamil Waspadai Tanda Bahaya Sejak Trimester Awal

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Suasana Posyandu RT 47 Kelurahan Sumber Rejo, Sabtu (15/11/2025), tampak lebih padat dari biasanya. Sejumlah ibu hamil hadir mengikuti penyuluhan yang disampaikan Bidan Suparti dari Puskesmas Sumber Rejo, yang mengangkat topik tanda bahaya kehamilan di setiap trimester.

Di hadapan peserta, Suparti menekankan bahwa kepekaan terhadap perubahan kondisi tubuh sangat penting untuk mencegah komplikasi.

“Ibu hamil harus tahu mana keluhan biasa dan mana yang patut diwaspadai. Kalau muncul perubahan yang tidak lazim, jangan ditunda. Segera periksa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya mengawali materi.

Ia memaparkan beberapa tanda bahaya pada trimester pertama, termasuk perdarahan dan nyeri perut intens.

“Kalau keluar darah, itu tidak boleh dianggap ringan. Begitu juga nyeri yang terasa menusuk atau membuat tubuh tidak nyaman. Itu tanda serius dan harus segera diperiksa,” jelasnya sambil menunjukkan ilustrasi dari buku panduan kesehatan.

Suparti juga mengingatkan bahwa mual muntah berlebihan bukan sekadar keluhan umum.

“Kalau muntah sampai tidak bisa makan atau minum, dan tubuh terasa sangat lemah, ibu bisa mengalami dehidrasi. Kondisi itu harus segera ditangani,” katanya.

Ia kemudian menyoroti risiko demam tinggi maupun batuk berkepanjangan.

“Demam menggigil lebih dari dua hari, atau batuk yang tidak membaik selama berminggu-minggu, juga harus diwaspadai. Terutama jika tinggal di wilayah rawan malaria atau DBD,” tambahnya.

Keluhan jantung berdebar dan kecemasan berlebih turut menjadi perhatian.

“Kalau jantung berdebar terus menerus, atau ibu sulit tidur karena cemas, kondisi itu tetap harus dievaluasi. Perubahan hormon memang wajar, tapi gejala berlebihan tidak boleh diabaikan,” terangnya.

Sesi penyuluhan berjalan interaktif. Salah satu peserta menanyakan soal keputihan. Suparti menanggapi dengan penjelasan rinci.

“Keputihan yang normal warnanya bening. Tapi kalau gatal, berbau, atau berubah warna menjadi kuning kehijauan, itu tanda infeksi. Silakan periksa agar cepat ditangani,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Suparti mengajak ibu hamil lebih proaktif memeriksakan diri.

“Semakin cepat diperiksa, semakin cepat diatasi. Jangan menunggu kondisi memburuk. Puskesmas selalu siap membantu,” tutupnya. (Adv/Puskesmas/Bpp)