GARVI.ID, BALIKPAPAN — Puskesmas Sumber Rejo terus mendorong peningkatan cakupan peserta Keluarga Berencana (KB) aktif melalui pelayanan yang mudah, aman, dan sesuai standar. Penanggung Jawab Program KB Puskesmas Sumber Rejo, Dwi Yuni Fatmawati, menyampaikan bahwa pelayanan KB di wilayahnya terbuka untuk seluruh masyarakat dan dijalankan oleh tenaga kesehatan kompeten.
Hingga November 2025, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) berdasarkan data PUSDATIN mencapai 3.809 pasangan, dengan peserta KB aktif sebanyak 2.821, atau sekitar 74,1 persen. Capaian tersebut masih berada di bawah target nasional yang ditetapkan sebesar 80 persen. Meski demikian, Puskesmas terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Kami menyediakan metode KB jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk jangka pendek ada pil, kondom, dan suntik KB 3 bulan. Sementara metode jangka panjang meliputi pemasangan dan pencabutan IUD serta implan,” jelas Dwi, Selasa (25/11/2025).
Ia mengatakan bahwa alur pelayanan KB dibuat sederhana agar lebih ramah bagi masyarakat. Pasien hanya perlu mendaftar, kemudian mendapatkan konseling untuk menentukan metode yang sesuai kondisi kesehatan dan rencana keluarga. Selanjutnya, tindakan dilakukan oleh bidan atau tenaga kesehatan terlatih.
Terkait ketersediaan alat kontrasepsi, Dwi memastikan bahwa stok alokon untuk Puskesmas Sumber Rejo didistribusikan secara rutin oleh DP3AKB. Seluruh jenis alat kontrasepsi mulai dari pil, kondom, suntik, IUD hingga implan umumnya terpenuhi. “Jika terjadi kekosongan, kami langsung melaporkan agar segera dikirim tambahan, sehingga pelayanan tidak terhambat,” ujarnya.
Selain pelayanan langsung, Puskesmas juga aktif memberikan edukasi pada berbagai kegiatan, seperti pelayanan KIA, posyandu, dan kelas ibu. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga yang sehat dan sejahtera. Dwi menegaskan bahwa manfaat KB bukan hanya untuk menunda kehamilan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Ia berharap capaian KB aktif di wilayah Sumber Rejo dapat meningkat dan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga. “Kami siap mendampingi setiap keluarga dalam menentukan metode KB yang aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan,” tegasnya. (Adv/Puskesmas/Bpp)







