Puskesmas Sumber Rejo Dorong Capaian Imunisasi Lengkap Meski Stok PCV dan Rotavirus Kosong

GARVI.ID, BALIKPAPAN – BALIKPAPAN — Upaya perlindungan kesehatan bayi dan balita terus diperkuat oleh Puskesmas Sumber Rejo melalui pelayanan imunisasi rutin yang berjalan setiap hari kerja. Penanggung Jawab Program Imunisasi, Dwi Yuni Fatmawati, menyampaikan bahwa tahun ini jumlah sasaran imunisasi mencapai 323 bayi. Hingga November 2025, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) telah mencapai 218 bayi, sementara Imunisasi Baduta Lanjutan (IBL) mencapai 164 anak dari total sasaran 327 anak.

Meski pelayanan imunisasi berjalan stabil, saat ini terdapat kendala di tingkat distribusi vaksin, khususnya PCV dan Rotavirus. Kedua vaksin tersebut belum tersedia sehingga sementara waktu pemberiannya ditunda hingga pasokan kembali disuplai oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. “Selain dua jenis vaksin itu, seluruh vaksin lain tetap tersedia dan pelayanan imunisasi berjalan normal,” jelas Dwi, Selasa (25/11/2025). 

Untuk memastikan seluruh anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, Puskesmas menerapkan pelayanan di berbagai titik, mulai dari Puskesmas, posyandu, hingga kegiatan sweeping ke rumah-rumah bagi anak yang belum lengkap imunisasinya. Selain itu, Dwi memastikan bahwa rantai dingin (cold chain) terus dijaga agar kualitas vaksin tetap terjamin. Edukasi terkait KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) juga diberikan kepada orang tua sebelum dan setelah anak menerima vaksin.

Jadwal pelayanan imunisasi di Puskesmas Sumber Rejo untuk bayi dan balita dibuka setiap hari Selasa dan Kamis, meliputi imunisasi HB-0, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, PCV, IPV, MR, Rotavirus, serta imunisasi lain sesuai program nasional. “Semua imunisasi rutin lengkap untuk usia 0–18 bulan tetap kami layani sesuai standar,” ujar Dwi.

Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan hak anak, bukan pilihan orang tua. Karena itu, Puskesmas mengimbau agar para orang tua tidak menunda pemberian imunisasi. “Pesan kami jelas: imunisasi lengkap sebelum usia 18 bulan sangat penting untuk mencegah PD3I atau penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Perlindungan terbaik dimulai sejak dini,” tegasnya.

Dwi berharap cakupan imunisasi di wilayah Sumber Rejo dapat terus meningkat dan seluruh bayi serta baduta memperoleh perlindungan optimal sesuai jadwal program nasional. (Adv/Puskesmas/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *