GARVI.ID, BALIKPAPAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Ia menilai perubahan cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu pemicu meningkatnya risiko kebakaran di beberapa wilayah kota.
Menurutnya, kondisi cuaca di Balikpapan yang kerap berubah cepat — panas terik di siang hari lalu tiba-tiba diguyur hujan — dapat memengaruhi tingkat kelembapan lingkungan dan memperbesar potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk.
“Beberapa hari terakhir cuaca di Balikpapan tidak menentu. Kadang panas, kadang hujan. Karena itu, seluruh pihak perlu saling mengingatkan, khususnya di wilayah yang rawan kebakaran,” ujar Yusri, Selasa (11/11/2025).
Ia mengingatkan agar warga lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan peralatan elektronik di rumah. Hal-hal sederhana seperti memastikan kabel tidak rusak, tidak menumpuk stopkontak, serta mencabut alat elektronik ketika rumah ditinggal, bisa menjadi langkah kecil yang sangat penting untuk mencegah kebakaran.
“Biasanya kebakaran berawal dari hal sepele, seperti sistem kelistrikan yang bermasalah atau lupa mencabut alat elektronik saat bepergian. Jadi penting bagi warga untuk selalu waspada,” ujarnya menambahkan.
Selain itu, Yusri juga menilai peran pengurus RT sangat penting dalam upaya pencegahan. Ia mendorong agar RT tidak hanya mengandalkan peringatan umum, tetapi juga aktif turun langsung mengingatkan warganya, terutama di wilayah yang padat rumah dan sulit dijangkau mobil pemadam.
“Kalau perlu, pengurus RT bisa mengingatkan warga secara langsung dari rumah ke rumah. Tapi semua kembali pada kesadaran bersama. Saling mengingatkan adalah cara terbaik untuk mencegah musibah,” katanya.
Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan bahwa pencegahan kebakaran harus menjadi tanggung jawab bersama. Ia berharap warga tidak menunggu hingga ada kejadian baru bergerak waspada.
“Kesadaran kolektif itu kuncinya. Lebih baik kita mencegah daripada menyesal setelah musibah terjadi,” tutup Yusri. (Adv/DPRD/Bpp)
