Dinsos Balikpapan Bekali Agen Perlinsos, Percepat Pendataan Bantuan Sosial Berbasis Digital

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Training of Trainers (ToT) bagi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) se-Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Balikpapan dan melibatkan perangkat daerah serta mitra sosial.

Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan, Arfiansyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian awal dari penguatan sistem perlindungan sosial berbasis digital di Kota Balikpapan. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi sosialisasi, tetapi juga pelatihan teknis agar mampu mendampingi masyarakat dalam proses layanan bantuan sosial.

Menurutnya, agen Perlinsos nantinya akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah di tingkat kelurahan, terutama dalam membantu masyarakat mengakses layanan pendaftaran bantuan sosial secara digital.

“Kami telah melaksanakan bimbingan teknis perlindungan sosial. Setiap kelurahan menyiapkan 10 agen yang terdiri dari tujuh aparatur sipil negara dan tiga mitra Dinas Sosial. Mereka akan bertugas mendampingi masyarakat dalam proses pendaftaran bantuan sosial berbasis digital,” ujar Arfiansyah, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, salah satu fokus program tersebut ialah memperkuat validasi Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional agar data penerima bantuan lebih akurat. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Arfiansyah juga mengungkapkan, pemerintah melalui surat edaran Wali Kota mendorong partisipasi masyarakat untuk aktif mengajak warga yang membutuhkan bantuan agar segera melakukan pendataan di kantor kelurahan.

“Agen Perlinsos nantinya akan membantu masyarakat dalam proses pendaftaran hingga verifikasi data sehingga layanan dapat berjalan lebih mudah dan cepat,” katanya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap kolaborasi antara Dinas Sosial, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat semakin kuat, sehingga layanan perlindungan sosial menjadi lebih efektif dan menjangkau seluruh warga yang berhak menerima bantuan. (Adv/Diskominfo/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *